Sponsors Link
     Sponsors Link

12 Langkah Mengetahui Faktor Resiko Kanker Serviks

ads

faktor-resiko-kanker-serviks

Ada beberapa faktor resiko dari kanker serviks yang memungkinkan terkena penyakit kanker serviks. Kebanyakan wanita tidak menyadari faktor resiko apa saja yang berdampak pada kanker serviks, meski begitu faktor-fakor tersebut sangat beresiko tinggi. Umumnya faktor resiko yang terjadi karena berganti-ganti pasangan pada saat berhubungan intim, menikah pada saat usia kurang dari 20 tahun dan adanya infeksi menular. Beberapa jenis virus HPV khususnya HPV 16 dan 18 telah ditemukan lebih datri 99% pada kanker serviks menjadi faktor resiko yang paling tinggi.

Kesadaran akan informasi kanker di tengah masyarakat akan sangat membantu mengurangi jumlah penderita kanker serviks yang berada di Indoenesia. Dengan mengenali faktor resiko yang memang merujuk pada kanker serviks alangkah baiknya jika mengetahui faktor resiko dari kanker serviks dan mengetahui apa saja gejala yang dirasakan, karena seringkali kanker serviks tidak bisa di deteksi sejak awal beberapa para ahli akan mengetahui kebenaran adanya kanker serviks setelah stadium kanker berada pada masa perkembangan.

1. Faktor Usia

Resiko faktor kanker serviks sangat berhubungan dengan usia, hal ini kebanyakan wanita yang telah berusia lebih dari 40 tahun. Akan tetapi memungkinkan untuk wanita yang lebih muda juga mengalaminya, yaitu usia 35 yahun hingga 40 tahun.

2. Virus HPV

Terdapat kurang lebih 20 jenis virus HPV yang bisa menyebabkan kanker serviks, diantaranya HVP dengan tipe 26, 53, 66, 67, 68, 70, dan 82 telah diberitahukan menjadi penyebab kanker serviks sedangkan yang lainnya bereiko rendah. Infeksi terhadap virus HPV akan berkembang menjadi kanker serviks pada beberapa kasus. Sekitar 12% wanita tanpa kelainan serviks terinfeksi HPV yang beresiko tinggi, perkiraan yang tinggi kebanyakan wanita muda. Dan kurang dari 10% infeksi HPV persisten berkembang menjadi  karsinoma jika tidak diobati maka akan berdampak kepada kanker serviks. Resiko kanker serviks tidak terlihat dengan infeksi HPV yang rendah, memungkinkan terkena penyakit kutil kelamin .

3. Kurangnya Sistem Kekebalan Tubuh

Wanita yang terinfeksi HIV akibat penyakit AIDS dan wanita yang sering mengkonsumsi obat-obatan untuk menekan sistem imun pada tubuh akan lebih memiliki resiko yang menyebabkan kanker serviks. Para ahli menyarankan untuk melakukan screening secara teratur untuk mencegah kanker serviks timbul lebih awal.

Sponsors Link

4. Paparan HPV

Orang-orang yang beresiko dengan kanker serviks karena sebagian besar pengaruh hubungan intim. Wanita yang melakukan hubungan seksual yang berusia 14 tahun atau lebih muda di bandingkan dengan mereka yang melakukan hubungan seksual pada saat berusia 25 tahun atau lebih tua memiliki resiko yang lebih tinggi.

5. Terinfeksi penyakit lainnya

Virus HIV juga berpotensi menyebabkan kanker serviks yang memungkinkan enam kali lipat lebih tinggi pada wanita. Akan tetapi resiko ini dapat di kurangi dengan cara pengobatan terapi antiretroviral, terapi ini juga dapat meningkatkan fungsi pada kekebalan tubuh untuk membantu pembersihan dari virus HPV.

6. Terinfeksi Penyakit Seksual

Penyakit seksual lain yang dimaksud adalah penyakit seperti herpes simpleks, kutil kelamin, sifilis, gonore, HIV Aids, dan virus HPV. Jenis penyeakit ersebut merupakan penyakit yang ditularkan berdasarkan hubungan seksual, oleh sebab itu berhubungan seksual lebih dari satu pasangan akan memungkinkan penularan penyakit seksual akan terjadi.

7. Faktor reproduksi dan hormon

Penggunaan alat kontrasepsi oral juga bisa menyebabkan kanker serviks. Kontrasepsi oral merupakan alat penunda kehamilan paling terpercaya bila dibandingkan dengan alat kontrasepsi lainnya. Alat kontrasepsi ini berbentuk pil kb yang tentunya mengkonsumsi pil ini harus dengan rekomendasi dokter. Sebanyak 10% kanker serviks disebabkan oleh penggunaan alat kontrasepsi dan dua kali lipat lebih beresiko di bandingkan yang tidak pernah menggunakan alat kontrasepsi. Jika menggunakan alat kontrasepsi lebih dari lima tahun sampai 10 tahun, akan lebih berresiko pada kanker seerviks dibandingkan yang normal.

8. Merokok

Merokok adalah salah satu faktor resiko dari penyebab kanker serviks dengan persentase sebanyak 7%. Penyebab akibat rokok ini menimbulkan satu setengah lebih tinggi bila di bandingkan pada saat tidak merokok. Resiko terkena kanker seviks mungkin akan lebih tinggi pada seorang perokok karena lebih memungkinkan terinfeksi virus HPV karena rokok dapat mengembangkan sel-sel kanker pada virus HPV.

9. Riwayat Kanker sebelumnya

Kanker serviks akan berkembang kurang dari 1% pada wanita yang memiliki karsinoma insitu. Resiko kanker serviks akan lebih tinggi pada wanita yang mengidap kanker kulit vagina dan vulva, kanker ginjal, dan kanker saluran kemih.

Sponsors Link

10. Riwayat keluarga dan kondisi genetik

Karsinoma sel skuamosa memiliki tingkat keganasan sebesar 74-80% resiko kanker serviks pada wanita dan umumnya kan mengincar ibu, saudara perempuan hingga anak perempuan. Bila dibandingkan dengan adenokarsinoma bagian dari kelenjar endoserviks memiliki tingkat keganasan hanya sebesar 39-69%.

11. Kondisi Medis dan Perawatan tertentu

Diethilstilboestrol (DES) merupakan hormon sintetik estrogen yang di berikan pada wanita untuk mencegah keguguran. Jika seorang wanita mengambil DES pada saat hamil, kemungkinan leher rahim tidak akan kompeten.

12. Sistem kekebalan pada tubuh

Displasia serviks beresiko lebih tinggi pada wanita dengan penyakit autoimun lupus eritematosus sistemik atau theumatoid arthritis. Penggunaan obat penekanan untuk kekebalan dalam kondisi ini dapat berupa berubah menjadi virus HPV.((cancerresearchuk.org, Cervical Cancer Risk Factor Overview, diakses 23 Desember 2014))

Faktor-faktor yang tidak mempunyai keterkaitan terhadap resiko pada kanker serviks :

  • Mengkonsumsi sayuran wortel melindungi tubuh dari ancaman kanker serviks
  • Resiko kanker serviks akan lebih rendah 40-49% pada wanita yang memiliki diet ketat karena vitamin A karoten dan asupan lainnya.
  • Terapi penggantian hormon pasca menopause
  • Penerimaan transplantasi organ seperti penggunaan skrining serviks.

Terlepas dari faktor resiko, skrining kanker serviks dapat mencegah sebesar 75% kasus kanker pada wanita yang melakukan skrining secara rutin. Skrining merupakan salah satu pertahanan terbaik terhadap kanker serviks.((cancerscreening.nhs.uk, Factor Cancer Cervical, diakses 23 Desember 2014))

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

,
Post Date: Saturday 27th, December 2014 / 02:56 Oleh :
Kategori : Kanker Serviks