Sponsors Link

8 Penyebab Kanker Rahim

ads

penyebab-kanker-rahim

Kanker rahim bisa juga disebut dengan kanker kanker uterus, kanker ini adalah kanker dimana ada sebuah tumor yang terdapat pada endometrium pada lapisan rahim. Penyebab pasti dari kanker rahim hingga saat ini belum diketahui pasti, akan tetapi beberapa faktor seperti siklus menstruasi diabetes dan hipertensi menjadi kasus untuk kenker ini pada umumnya. Tumor pada rahim akan tumbuh pada endometrium, tempat dimana janin akan tumbuh.

Ada beberapa faktor tertentu yang mengakibatkan kanker tumbuh pada endometrium seperti tidakseimbangnya hormon, terutama pada hormon estrogen. Penelitian menunjukan kadar hormon estrogen sangat berperan penting dalam perkembangan kanker rahim pada endrometrium. Jika produksi hormon antara esterogen dan progresteron tidak sama, maka kemumgkinan resiko terkena kanker rahim sangat besar. Dari sinilah sel kanker premium akan mulai tumbuh dan mulai berkembang didalam rahim.((cancer.org, Endometrial Uterine Causes, diakses 19 Desember 2014 ))

Beberapa penyebab kanker rahim yang bisa diketahui :

1. Hormon tidak seimbang

Penyebab utama dari kanker rahim adalah hormon. Jika hormon esterogen terlalu banyak dibandingkan hormon progesteron akan menyebabkan lapisan rahim menjadi lebih tebal. Esterogen merupakan hormon yang mengatur sistem reporoduksi pada wanita. Jika lapisan rahim menjadi lebih tebal akan menumpuk kemungkinan besar sel-sel kanker akan mulai tumbuh dan mulai berkembang jika tidak ditangani dengan segera.((wemd.com, Endometrial Cancer Causes, diakses 19 Desember 2014))

2. Terapi penggantian hormon

Karena peningkatan pada kadar hormon esterogen, terapi penggantian hormon perlu dilakukan. Jika melakukan terapi sebaiknya diberikan pada wanita yang telah menjalani hisrektomi. Penggantian hormon ini adalah terapi kombinasi hormon esterogen dan progesteron yang dilakukan untuk menguranngi resiko kanker rahim berkembang terlalu jauh pada  rahim.

Sponsors Link

3. Faktor Usia

Berhubungan dengan usia, kanker rahim akan mulai menyerang wanita dengan rentan usia diatas 50 tahun. Umumnya wanita dengan usia lebih dari 50 tahun yang telah selesai masa menopause akan beresiko terkena kanker rahim dan akan mulai menyebar ke area sekitarnya seperti indung telur dan pada saluran telur.

4. Obesitas

Hormon esterogen yang diproduksi dalam jaringan lemak menjadikan berat badan meningkat karena esterogen yang tinggi. Wanita yang memiliki kelebihan berat badan memiliki peluang terkena kanker rahim tiga kali lipat dari wanita yang memiliki berat badan normal. Hal ini disebabkan wanita gemuk memiliki jaringan lemak yang terus memproduksi hormon esterogen.

5. Riwayat kehamilan

Wanita yang belum memiliki anak memiliki resiko yang lebih tinggi dibandingkan wanita yang sudah memiliki anak. Hal ini dikarenakan kadar hormon progesteron meningkat dan kadar hormon esterogen mengalami penurunan. Wanita yang telah memiliki anak selama kehamilan memiliki efek perlindungan pada lapisan rahim.

Sponsors Link

6. Diabetes

Jika wanita yang mempunyai riwayat penyakit diabetes, kemungkinan akan berkembang menjadi kanker rahim. Diabetes yang menyebabkan peningkatan jumlah insulin dalam tubuh akan berubah dan meningkatkan kadar esterogen dalam tubuh.

7. Sindrom Ovarium Polikistik

Bagi penderita sindrom ovarium polikistik kemungkinan terkena kanker rahim tinggi karena kadar hormon pada esterogen yang tinggi. Wanita yang memiliki sindrom ini ada beberapa kista pada ovarium yang dapat menyebabkan gejala menstruasi yang tidak teratur bahkan tidak menstruasi.

8. Hiperplasia endorium

Hiperplasia endorium adalah dimana lapisan rahim menjadi lebih tebal. Jika mengalami kondisi ini memungkinan resiko terkena kanker rahim sangat terjadi. ((nhs.uk, Causes of The Cancer Uterus, diakses pada 20 Desember 2014))

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

,
Post Date: Monday 22nd, December 2014 / 03:30 Oleh :
Kategori : Kanker Rahim