Sponsors Link

4 Gejala Kanker Rahim Stadium Awal Paling Berbahaya

Sponsors Link

Secara normal anatomi rahim pada wanita yang belum menopause dibagi menjadi dua komponen yang berbeda, yaitu endometrium dan myometrium. Endometeriun adalah lapisan dalam dinding rahim yang mengandung banyak pembuluh darah, kelenjar dan sitoplasma. Ketebalannya bervarisai antara 2-6 mm pada fase proliferasi (fase di mana dinding rahim mengalami pertumbuhan penebalan) dan memililki ketebalan 5 dan 13 mm pada fase sekretori (fase di mana lapisan ini berisi pembuluh darah dan kelenjar).

Sponsors Link

Sedangkan, Miometrium adalah lapisan uterus yang mengandung otot polos rahim yang berfungsi untuk menghasilkan kontraksi daat sedang melahirkan. Pada kedua lapisan ini bisa terjadi kanker. Pada lapisan endometrium dapat terjadi adenomyosis dan kanker endometrium, sedangkan pada miometrium dapat terjadi mioma uteri atau kanker leiomioma. Dibawah ini adalah gejala awal dari masing- masing tumor

baca juga: penyebab kanker rahimgejala awal kanker rahim

1.Adenomyosis

Adenomiosis rahim dalah suatu keadaan dimana lapisan endometrium menginvasi lapisan miometrium dengan adanya hiperplasia sel otot rahim disekitar jaringan endometrium yang menginvasi rahim. Jaringan endometrium yang mengandung banyak kelenjar dapat menyebabkan benjolan yang berisi cairan darah pada lapisan otot rahim yang disebut kista. Patogenesis terjadinya penyakit ini masih tidak di ketahui namun terdapat beberapa hal yang diduga menjadi asal muasal terjadinya adenomiosis.

baca juga: bahaya kanker rahim

  • Uterine autotraumatization

Teori ini mengemukakakn bahwa aktivitas peristaltik rahim dan hiperperistalis menginduksi mikrotraumatization pada lapisan perbatasan endometrium-miometrium. Lapisan perbatasan ini merupakan lapisan yang lemah karena itu rentan terhadap trauma- trauma kecil yang disebabkan pergerakan otot polos rahim. Trauma- trauma kecil ini akan mengaktifkan mekanisme perbaikan luka dan meningkatkan produksi hormon estrogen. Peningkatan hormon estrogen lokal pada rahim dapat meningkatkan pergerakan otot rahim dan bersaing dengan pergerakan rahim yang diinduksi oleh ovarium.

  • Gangguan mekanisme perbaikan seara normal dari lapisan basal endometrium

Stroma endometrium masuk ke dalam lapisan miometrium pada titik lemah lapisan tersebut. Invaginasi ini dikarenakan gangguan focal, namun ketidakadaanya aktivitas enzim menyebakan kontinuitas sel basal terganggu dan menjadi penyebab yang mungkin dari adenomiosis

baca juga: ciri ciir awal kanker rahim

  • Kontaminasi limfe

Invaginasi lapisan endometrium basal pada miometrium dapat terjadi lewat saluran limfatik lokal dan menyebabkan jaringan endometrium ektopik.

  • Perubahan metaplastik

Jaringan mullerian sangat pluripotent, teori ini menunjukan bahwa jaringan miometrium pada lapisan perbatasan endometrium-miometrium berubah menjadi jaringan yang memiliki karkateristik stromal dan glandular.

Bacajuga: akibat kanker rahim

Karena terjadi perubahan- perubahan pada jaringan rahim dapat menyebabkan sejumlah gejala pada wanita yang menderita adenomiosis. Berikut adalah karakteristik klinisnya

Sponsors Link

  • Usia

Adenomiosis rahim dapat terjadi pada usia berapapun. Bahkan 1 % kasus adenomiosis pada wanita usia dekade 40 tahun hingga 50 tahun memutuskan untuk melakukan histerektomi (operasi pengangkatan rahim) dan 20% hinggga 35% wanita melakukan  operasi pengangkatan rahim karena kelainan ginekologi jinak.

  • Status melahirkan

Hampir semua wanita yang mengalami adenomiosis adalah wanita yang sudah melahirkan berkali – kali. Hal ini mungkin dapat dijelaskan oleh teori patogenesis terjadinya adenomiosis di atas, seperti mikrotrauma rahim, gangguan perbaikan jaringan dan perubahan sel menjadi ganas.

baca juga: perbedaan kanker rahmi dan kanker leher rahim

  • Keluhan utama pasien adenomiosis

Hampir sepertiga pasien tidak mengeluhkan gejala apapun atau asimtomatik. Dua pertiga pasien lainnya mengeluhkan beberapa gejala seperti  volume darah menstruasi yang lebih banyak (menorrhagia) sebanyak 50%, nyeri saat menstruasi (dysmenorrhea) 30%, dan durasi menstruasi yang lebih panjang (metrorrhagia) 20%. Nyeri saat menstruasi dikarenakan terjadinya pergerakan otot uterus yang tidak normal atau hiperperistalsis . Kadangkala nyeri saat melakukan hubungan seksual juga menjadi keluhan utama pasien adenomiosis.

baca juga: tanda tanda kanker rahim

ads
  • Kesuburan

Adenomiosis juga dikaitkan dengan kesuburan pasien. Adenomiosis dapat menjadi penyebab pasien susah hamil karena patofisiologi yang tumpang tindih dan berhubungan dengan endometriosis.

baca juga : tanda atanda kanker rahim stadium awal

  • Radiologi

Pada foto MRI terdapat beberapa tanda berikut ini

  • Mikrokista submukosa. Terdapat beberapa pengumpulan fokal cairan yang menempel pada lapisan miometrium yang ukurannya bervariasi mulai 2 – 7 mm.
  • Adenomioma merupakan konsolidasi yang berbentuk seperti massa kelenjar adenomiosist pada miometrium yang berbeda dari lapisan perbatasan antara endometrium dangan miometrium. Adenomioma dengan leiomioma atau mioma uterine sangat susah dibedakan. Salah satu haly dapat dibedakan adalah adanya pembuluh darah atu tidak. Me,bedakan keduanya diperlukan karena dengan metode operasi tertentu seperti miomektomi atau polipektomi, efektif untuk adenomioma dan tidak efektis untuk adenomioma

2.Uterine Leiomioma

Mioma uteri atau leiomioma uterine atau uterine fibroid adalah tumor yang paling sering dtemukan. Hampir 80% wanita dapat menderita penyakit ini dengan insiden paling banyak terjadi pada wanit berkulit gelap. Dalam sutu penelitian baru- baru ini ditemukan bahwa bahkan wanita yang berusia di bawah 30 tahun dapat memiliki miom. Prevalen dalam penelitian tersebut dilakukan melalui skrining ultrasound transvaginal (pemeriksaan ultrasonografi dengan memasukan probe melewati jalan lahir atau vagina). Dan kemudian dievaluasi oleh tenaga ahli radiologi.

Baca juga: cara mengobati kanker rahim

Berdasarkan lokasi mioma uteri dibagi menjadi 3 tipe, yaitu submukosa, intramural dan subserosal. Mioma uteri dapat berbentuk seperti massa bergantung di dalam rongga rahim atau tubuh keluar. Massa tumor ini rentan akan terjadi torsio atau terpluntir dan menyebabkan rasa nyeri atau iskemik pada jaringan. Sedangkan untuk tipe intramural adalah lokasi mioma uteri yang paling sering ditemukan dibandingkan dengan miom yang terletak di submukosa. Namun, mioma uteri yang terletak di submukosa akan terasa lebih bergejala dibandingkan yang terletak di intramular. Karena submukosa dekat terletak dengan lapisan endometrium. Selain itu, gejala terasa penuh pada perut akan lebih terasa pada mioma uteri yang terletak pada intramural subserosa dibandingkan mioma uteri yang berlokasi di submukosa.

Baca juga: kanker rahim stadium 1

Gejala- gejala dari mioma uterine adala sebagai berikut

  • Asimtomatik. Sebagian besar pasien tidak mengeluhkan gejala apapun.
  • Perdarahan pada siklus haid yang tidak normal
  • nyeri pinggang atau perut bagian bawah
  • disfungsi reproduksi dan seksual
  • gangguan pada sistem kemih, seperti sering buang air kecil
  • anemia
  • terasa penih pada perut bagian bawah atau pada pinggang
  • konstipasi
  • tensemus
  • infertilitas
  • hidronefrosis atau pembengkakan ginjal
  • keguguran
  • intrauterine growth retardation
  • gangguan plasenta
  • kelahiran prematur
  • ketuban pecah dini
  • letak janin yang abnormal pada wanita yang hamil tua

Baca juga: efek kanker rahim

3.Kanker endometrium

Kanker endometrium yang juga disebut sebagai kanker korpus rahim korpus atau kanker korpus adalah kanker yang paling umum menyerang wanita di negara berkembang bersamaan dengan adenokarsinoma endometrium. Di Amerika Serikat, diperkirakan 2,8% wanita dapat terdiagnosis dengan keganasan ini. Tanda dan gejala dari keganasan ini di kelompokan pada wanita yang postmenopause (wanita yang telah melewati fase menopause) dan perimenopause atau premenopuse (wanita yang akan atau belum melewati masa menopause)

baca juga: 13 faktor risiko kanker endometrium pada wanita

  • Gejala pada wanita postmenopause

Sekitar 75% wanita dengan kanker endometrium adalah postmenopause. Jadi, gejala yang paling umum adalah pendarahan pascamenopause. Penyelidikan dilakukan pada semua wanita yang mengalami perdarahan dari jalan lahir kembali setelah melewati masa menopause kecuali pasien tersebut sedang melakukan terapi penggantian hormon siklik. Durasi dan banyaknya volume perdaraha tidak memberikan hasil yang berbeda secara siginifikan.

  • Gejala pada wania perimenopause/ premenopause

Karena 25% kanker endometrium pada pasien fase perimenopausal atau pramenopause, keparahan gejala yang dilaporkan kanker mungkin lebih ringan. Pola pendarahan pada masa menstruasi  cukup normal. Ide bahwa apapun tipe perdarahan selama periode perimenopasue bisa jadi disebabkan oleh perubahan tubuh untuk menjadi menopause adaha sebuah iskonsepsi.

Sponsors Link

Perdarahan yang tidak teratur sering diabaikan oleh pasien dan kadang kala oleh penyedia layanan kesehatan. Ingatlah bahwa pola perdarahan normal sebaiknya semakin lama akan semakin sedikit seiring dengan bertambahnya usia dan frekuensi hamil dan melahirkan, Jika tiba- tiba terjadi pola perdaraham enstruasi dimana predarahan haid semakin banyak dan frekuensinya semakin sering maka perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

4. Adenosarkoma

Adenosarkoma adalah tumor ganas yang jarang terjadi pada saluran reproduksi wanita. Sekitar 1% kasus keganasan saluran reproduksi pada wanita disebabkan oleh adenosarkoma. Gejala klinis dari keganasan ini adalah

  •  Menyerang pada usia tua.

Dengan usia yang paling sering terdiagnosis penyakit ini adalah pada usia dekade 70 hingga 90. Namub beberapa penelitian menunjukan variasi dari usia yang rata dari usia 41- 65.7 tahun

  • Massa polipoid pada rongga rahim.

Massa tersebut mudah berdarah. Akibatnya, sebagian besar pasien menderita perdarahan rahim yang abnormal.

  • nyeri perut bawah atau adanya benjolan
  • Nyeri perut yang abnormal dan distensi
  • Keluarnya sekret dari vagina yang tidak wajar
  • Perbesaran uterus atau servikal atau polip endoservikal
  • Pada pap smear dapat ditemukan sel adenosarkoma
  • Pasien yang melakukan histerektomi untuk penyakit uterine fibroid secara tidak sengja ditemukan adenosarkoma uterine.

Baca juga: makanan pencegah makanan kanker rahim

Demikianlah beberapa jenis kanker rahim dan gejalanya, anda bisa mewaspadai setiap  perubahan pola menstruasi anda terutama disaat anda sudah memasuki masa menopause karena sebagian besar gejala awal kanker rahim tidak bergejala. Melakukan skrining seperti pap smear sangat dianjurkan sebagai bentuk pencegahan dan deteksi dini kasus- kasus kanker di organ kewanitaan.

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Post Date: Saturday 15th, July 2017 / 03:46 Oleh :
Kategori : Kanker Rahim