Sponsors Link

13 Gejala Kanker Paru-paru dan Cara Pencegahannya Paling Mudah

ads

Penyakit kanker, apalagi kanker paru-paru dapat menyerang siapa saja yang tidak memiliki pola hidup sehat dan seimbang. Diketahui bahwa 40 persen orang didiagnosis mengidap kanker paru-paru setelah penyakit ini mengalami perkembangan di mana sepertiga dari penderita didiagnosis saat kanker telah mencapai stadium 3.

Faktor Peningkat Risiko Kanker Paru-paru

Ada beberapa faktor yang dapat membuat risiko kanker paru-paru naik begitu cepat, seperti berikut ini:

  1. Merokok setiap hari dalam jumlah yang banyak dan sudah bertahun-tahun (khususnya sudah lebih dari 10 tahun) maka akan memicu timbulnya penyebab kanker paru-paru.
  2. Menjadi perokok pasif. Meski Anda bukan sebagai perokok aktif, menjadi perokok pasif juga akan terancam menderita kanker paru-paru, terutama bila terpapar asap rokok terlalu sering.
  3. Riwayat keluarga. Bila ada anggota keluarga (orang tua atau saudara kandung) yang memiliki riwayat kesehatan pernah menderita kanker paru-paru, maka risiko penyakit ini terhadap kemungkinan dapat menjadi tinggi.
  4. Paparan terhadap karsinogen. Risiko munculnya kanker paru-paru juga dapat dikuatkan bila terpapar karsinogen secara sering, seperti nikel, kromium, serta arsenik. Risiko ini dapat semakin tinggi bila didukung dengan fakta bahwa Anda adalah perokok aktif.

Berikut ini beberapa gejala kanker paru-paru yang paling sering dialami :

1. Batuk Tanpa Henti

Terlalu sering mengalami batuk juga bisa menjadi tanda bahwa seseorang menderita kanker paru-paru walaupun memang batuk sering dikaitkan dengan infeksi saluran pernapasan atau karena kedinginan. Jika masalahnya adalah infeksi atau kedinginan, seminggu atau dua minggu pasti sudah akan membaik, namun batuk yang membandel selama lebih dari dua minggu atau bahkan sebulan. Anda perlu segera menemui dokter untuk memeriksakan paru-paru Anda dengan serangkaian tes, termasuk X-Ray atau semacamnya.

2. Kehabisan Napas

Kondisi seperti ini sangat wajar apabila Anda melakukan kegiatan yang agak berat dan banyak sedikit, maka Anda pun dapat merasa terengah-engah dan bisa-bisa kehabisan napas. Hal itu masih dianggap normal, namun saat Anda tidak melakukan sesuatu yang berat dan merasa cepat lelah dan sulit bernapas gara-gara terengah-engah, kondisi ini dapat menjadi gejala bahwa Anda menderita kanker paru-paru. Mudah kehabisan napas dengan tidak adanya penyebab jelas memang dapat menunjukkan adanya ketidakberesan pada organ paru-paru yang pada umumnya muncul karena adanya kebiasaan merokok.

(Baca juga bahaya rokok lainnya pada : penyebab kanker pita suarapengaruh rokok terhadap kanker serviks)

3. Perubahan Suara

Batuk kronis adalah sebuah kondisi yang biasanya dianggap bukan masalah besar, apalagi bagi para perokok aktif yang pastinya sudah terbiasa dengan keadaan ini. Namun saat batuk berfrekuensi lebih sering, pada gejala kanker paru-paru ada dua perubahan yang terjadi, yakni perubahan suara dan perubahan pada batuk itu sendiri.

  • Perubahan Suara

Batuk yang terjadi sebagai salah satu gejala kanker paru-paru biasanya terbilang lama dan tidak sembuh-sembuh, dan hal ini justru akan membuat perubahan pada suara si penderita. Perubahan suara yang pada umumnya dialami adalah menjadi lebih serak atau justru berubah menjadi semakin dalam. Perubahan suara juga dialami pada ciri ciri kanker mulut.

  • Perubahan Batuk

Pada kondisi batuk biasa, penderita hanya akan mengalami batuk berdahak atau justru batuk kering. Namun, batuk bagi penderita kanker paru-paru dapat disertai lendir yang berlebihan alias lebih banyak dari batuk pada umumnya dan bahkan berkemungkinan disertai darah. Dokter seharusnya menjadi tujuan utama setelah mengalami gejala serius seperti ini.

4. Napas Berbunyi

Napas yang berbunyi, apalagi ketika dalam keadaan tidur kerap dianggap sebagai masalah biasa. Mendengkur adalah kebiasaan kebanyakan orang, baik itu pria maupun wanita, tapi tidak ada salahnya untuk mewaspadai kondisi seperti ini. Mendengkur yang disertai dengan sulit bernapas dan juga gejala-gejala kanker paru-paru lainnya jelas bukanlah hal normal lagi. Jika masalah ini dialami dalam jangka waktu yang lama, periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat dari dokter.

sponsored links

5. Mengi

Saat saluran pernapasan terblokir atau tersumbat oleh karena adanya sel kanker, saluran udara menjadi menyempit dan ruang lebih terbatas. Paru-paru akhirnya mengalami peradangan dan menghasilkan mengi saat bernapas, ada suara yang keluar seperti siulan. Mengi ini dihubung-hubungkan dengan sejumlah pemicu di mana beberapa diantaranya tidaklah sulit untuk diobati. Mengi tidak dapat disepelekan karena kondisi ini dapat terkait dengan alergi, asma, atau justru kanker paru-paru sehingga Anda perlu mengonfirmasinya segera melalui pemeriksaan.

6. Dada Terasa Sakit

Rasa nyeri atau sakit yang terjadi pada bagian dada bisa jadi berkaitan dengan batuk dan hal ini bisa saja diabaikan karena penderita kemungkinan mengira ini adalah batuk dan nyeri dada biasa. Apabila batuk sembuh, maka rasa sakit di dada juga akan hilang, itulah yang ada di pikiran penderita. Hanya saja, jika batuk tidak kunjung sembuh dalam jangka waktu lama berikut nyeri di dada terus muncul, ini bisa menjadi gejala kanker paru-paru.

Saat memeriksakan diri ke dokter, beritahukan dokter Anda di mana Anda merasakan nyeri tersebut secara spesifik. Umumnya, sakit di bagian dada karena adanya kanker paru-paru menyebabkan adanya ketidaknyamanan yang asalnya dari pembesaran kelenjar getah bening atau yang juga disebut dengan metastasis pada dinding permukaan dada, tulang rusuk atau lapisan sekitar paru-paru (pleura).

(Baca juga : gejala kanker getah beningciri ciri kanker kelenjar getah bening – penyebab kanker kelenjar getah bening)

7. Turunnya Bobot Tubuh Drastis

Kebanyakan gejala kanker akan menunjukkan adanya gejala penurunan berat badan secara drastis. Jadi, apabila Anda tidak mengikuti satu pun program diet atau memang tidak ada niat menguruskan badan tapi justru berat badan turun secara mendadak, hal ini kemungkinan ada kaitannya dengan kanker paru-paru. Saat ada sel kanker di dalam tubuh, berat badan dapat menurun karena energi yang ada di dalam tubuh digunakan oleh sel-sel kanker.

8. Perubahan Pernapasan

Pernapasan akan berubah ketika seseorang mengidap kanker paru-paru karena pada organ tersebut terdapat masalah sehingga akan menjadi pendek-pendek. Gejala ini terjadi karena adanya penyempitan saluran pernapasan di mana sel kanker yang menyumbat sehingga napas pun menjadi lebih pendek dari biasanya. Hal ini akan semakin parah ketika Anda berjalan jauh, berlari atau melakukan aktivitas berat karena akan memicu pada kondisi sulit bernapas.

9. Penglihatan Mengabur

Paru-paru dan penglihatan tampaknya memang jauh, namun hubungannya ternyata cukup dekat khususnya jika dikaitkan dengan adanya penyebaran sel kanker. Pada tahap yang sudah lebih serius, penyebaran kanker bisa sampai ke otak dan inilah yang kemudian memunculkan tanda-tanda penyakit saraf. Salah satu contoh kondisi selain dari sakit kepala adalah penglihatan yang menjadi kabur.

10. Bengkak di Bagian Leher atau Wajah

Pembengkakan dapat terjadi di bagian wajah atau leher dan hal ini tentu adalah suatu gejala tak wajar yang perlu dikhawatirkan. Iritasi dan bengkak di wajah maupun leher dapat dialami oleh rata-rata penderita kanker paru-paru dikarenakan aliran darah yang di sumbat oleh sel tumor paru-paru. Sekalipun sel masih berukuran kecil, penyumbatan aliran darah bisa terjadi di bagian dada. Darah pun akhirnya tidak bisa bebas mengalir ke bagian kepala dan wajah sehingga memicu adanya pembengkakan.

(Baca juga : Kanker kelenjar getah bening di leher – efek kemoterapi kanker kelenjar getah bening)

11. Tulang Terasa Nyeri

Tidak hanya bagian dada yang akan terasa sakit atau nyeri, tapi rupanya bagian tulang juga dapat timbul rasa sakit. Pada tahap di mana kanker telah menyebar, maka tulang pun akan terkena penyebaran sel kanker sehingga pada bagian tulang belakang atau daerah tubuh lainnya pun akan terasa sakit. Saat penderita beristirahat dengan menyandarkan punggungnya atau tidur secara  telentang, akan sangat terasa.

Rasa sakit pada tulang tentu bukanlah hal yang normal terjadi, apalagi jika Anda tidak memiliki kegiatan yang dapat memengaruhi tulang. Waspadai nyeri pada tulang karena kondisi seperti ini diduga menjadi gejala dari kanker paru-paru yang terjadi pada tulang leher, lengan maupun bahu. Ketika mengalami kondisi nyeri seperti ini, langkah terbaik yang sangat penting untuk diambil adalah mengonsultasikannya dengan dokter atau bahkan memastikan apakah sesungguhnya mengidap kanker paru-paru dan pengobatan kanker paru-paru yang paling tepat.

12. Sulit Menelan

Kesulitan menelan bisa saja dianggap enteng karena pada umumnya gejala ini merupakan gejala radang tenggorokan yang nantinya menjadi batuk serta pilek. Kesulitan menelan juga bisa dianggap sebagai salah satu gejala Anda mengidap kanker mulut atau bahkan kanker tenggorokan. Namun, kondisi ini dapat juga dimasukkan ke dalam gejala awal dari kanker paru-paru.

13. Sakit Kepala

Munculnya kondisi pusing atau sakit kepala kerap dialami oleh banyak orang dan hal ini memang tidak dapat secara langsung menjadi patokan bahwa seseorang terserang kanker paru-paru. Jika disertai oleh adanya tanda-tanda kanker paru-paru yang lainnya, baru kemudian sakit kepala ini baru muncul, kondisi ini dapat menjadi tanda bahwa kanker paru-paru telah menyebar sampai ke otak. Tidak semua kasus sakit kepala pada penderita kanker paru-paru ada hubungannya dengan metastase otak.

Sakit kepala dapat juga dipicu oleh munculnya tekanan. Tekanan yang dimaksud di sini adalah tekanan yang diciptakan oleh tumor paru-paru, terutama di bagian yang dinamakan vena kava superior. Lokasi ini diketahui sebagai pembuluh darah besar yang berfungsi memindahkan atau mengalirkan darah dari tubuh bagian atas ke jantung sehingga timbul rasa sakit di kepala. (Baca juga : bahaya radiasi HP menyebabkan kanker otak)

Metode Diagnosis Kanker Paru-paru

Walau secara jelas gejala-gejala kanker paru-paru disebutkan di atas, sayangnya beberapa orang yang pada dasarnya telah menderita kanker paru-paru tidak menyadari bahwa ada yang tidak beres pada paru-paru mereka. Hal ini berlaku khususnya bagi para perokok aktif. Gejala-gejala tersebut biasanya justru dianggap sebagai gangguan pernapasan biasa oleh orang-orang yang punya kebiasaan merokok sehingga mereka tidak akan mengkhawatirkannya.

Seketika Anda misal mengalami batuk disertai darah dan lendir yang begitu banyak tidak seperti biasanya, maka kondisi Anda perlu segera diperiksakan ke dokter. Kanker paru-paru yang diderita kemungkinan telah masuk ke stadium lanjut sehingga Anda memerlukan diagnosis yang tepat. Saat masuk pada tahap atau stadium lanjut, pengobatan tidak akan bisa diberikan seintensif sebelumnya karena adanya penurunan sistem imunitas sehingga pengobatan akan menjadi sia-sia.

Sebelum menjadi parah dan sebelum masuk ke stadium paling akhir, yaitu stadium 4, penting untuk menjalani proses pemeriksaan secara lengkap. Diagnosis yang tepat sangat dibutuhkan agar Anda bisa mendapatkan penanganan serta obat yang tepat. Berikut ini adalah sejumlah tes dan deteksi dini yang akan memberikan Anda kepastian terhadap kondisi kanker paru-paru sebenarnya:

  1. Tes Pencitraan/Imaging

X-ray adalah yang paling umum digunakan oleh para dokter ketika mendiagnosis kanker paru-paru di awal pemeriksaan dan dari sinilah tumor yang ada di organ paru-paru akan diperlihatkan. Apabila hasil dari X-ray sudah keluar dan memang dinyatakan atau paling tidak dicurigai ada kanker paru-paru, pasien wajib melakukan tes lanjutan untuk lebih memastikan. X-ray tidak dapat digunakan untuk melihat kejanggalan sedetil-detilnya.

Untuk itulah CT Scan adalah pemeriksaan berikutnya yang perlu Anda tempuh sebab segala abnormal kecil akan mampu diperlihatkan. Pencitraan dengan menggunakan CT Scan hasilnya dijamin lebih memuaskan karena tampak lebih jelas sehingga detilnya dapat diketahui. Pemeriksaan dengan PET-CT Scan juga penting bila Anda ingin mengetahui di mana letak sel kanker yang aktif di bagian organ Anda. Pencitraan ini termasuk hal yang biasa dilakukan apabila hasil pemeriksaan memakai CT-Scan memperlihatkan adanya sel kanker yang berada di tahap awal.

CT-Scan dianjurkan untuk ditempuh terutama oleh mereka yang:

  • Berusia 55 sampai dengan 79 tahun.
  • Memiliki kebiasaan merokok selama 15 tahun terakhir.
  1. Pemeriksaan terhadap Dahak

Saat mengalami batuk, Anda akan mengeluarkan dahak dan untuk mengetahui apakah kondisi ini adalah batuk biasa atau justru batuk sebagai gejala kanker paru-paru, pemeriksaan dahak penting untuk ditempuh. Menggunakan mikroskop yang ada di laboratorium, dahak dari batuk akan dapat diperiksa dengan baik. Pemeriksaan semacam ini juga biasanya dimanfaatkan untuk dapat mendeteksi ada atau tidak adanya sel-sel kanker di bagian organ paru-paru.

  1. Pemeriksaan dengan Biopsi

Biopsi adalah salah satu langkah yang diambil untuk memeriksa jaringan paru-paru. Biopsi kanker ini diketahui merupakan sebuah metode pemeriksaan dengan mengambil sampel jaringan paru-paru yang biasanya dilaksanakan sesudah melakukan tes pencitraan. Dengan pemeriksaan ini, maka sel kanker yang ada di bagian dada akan mampu diperlihatkan melalui sampel yang sudah diambil oleh dokter.

Tahapan Perkembangan Kanker Paru-paru

Setiap kondisi kanker memiliki tahapannya masing-masing dan pada umumnya, tahapan tersebut ada 4. Tahapan yang disebut juga dengan istilah stadium ini akan menerangkan seberapa parah kondisi Anda dan seberapa jauh perkembangan dari sel kanker paru-paru di dalam tubuh Anda. Berikut ini merupakan tahapan kanker paru-paru:

  • Stadium 1 adalah tahap di mana penyebaran kanker belum terjadi dan kanker masih berpusat di organ paru-paru. Belum terjadinya penyebaran ini maksudnya belum sampai di daerah kelenjar getah bening serta area sekitarnya. Ini dikarenakan ukuran tumor masih etrbilang kecil, yaitu sekitar 5 cm.
  • Stadium 2 adalah tahap di mana kanker telah menyebar; tumor dengan ukuran apapun. Penyebaran ini terjadi biasanya di bagian-bagian lain pada organ tubuh, terutama menyerang kelenjar getah bening, lalu juga lapisan pembungkus paru-paru, diafragma, serta rongga dada. Ukuran tumor yang sudah melebihi 5 cm dianggap sudah memasuki stadium 2.
  • Stadium 3 adalah tahap di mana penyebaran sel kanker sudah semakin meluas. Dari yang tadinya menyebar ke daerah kelenjar getah bening, sel kanker mampu menyebar lebih jauh dari paru-paru. Ukuran tumor yang terdapat di organ paru-paru juga bertambah besar sehingga dapat dengan gampang menyerang organ-organ dalam tubuh lainnya yang letaknya tidak jauh dari paru-paru.
  • Stadium 4 adalah tahap terakhir yang jelas paling serius karena penyebaran sel kanker terjadi di paru-paru sebelah. Tak hanya paru-paru sebelah, kanker juga mulai menggerogoti organ tubuh lainnya yang lokasinya jauh dari paru-paru, seperti hati dan otak. Stadium 4 juga bisa jadi menandakan kemunculan cairan yang terdapat sel kanker di bagian paru-paru serta jantung.
Sponsors Link

Dilihat dari informasi tersebut, maka bisa disimpulkan secara sederhana bahwa dasar dari penggolongan atau tahapan kanker paru-paru adalah sebagai berikut:

  • Ukuran besar dan kecilnya tumor.
  • Proses menyebarnya sel kanker ke kelenjar getah bening.
  • Proses menyebarnya sel kanker ke organ-organ lain yang lokasinya jauh dari paru-paru.

Cara Mencegah Kanker Paru-paru

Kanker yang bersifat ganas ini tentu amat menakutkan dan mengkhawatirkan karena dapat membawa kematian bagi penderitanya. Ada sejumlah langkah yang layak untuk dicoba untuk cara melakukan pencegahan kanker paru-paru. Menurut Ahli Modern Cancer Hospital Guangzhou, cara-cara ini adalah termasuk yang paling baik dan bermanfaat untuk membuat paru-paru senantiasa sehat.

  1. Istirahat yang cukup adalah langkah utama dalam menghindari berbagai penyakit, termasuk kanker paru-paru. Istirahat yang paling baik di malam hari adalah dari jam 11 malam (mulai tidur) sampai 5 pagi (waktu bangun) dan waktu ini dianggap paling baik karena inilah saat di mana berlangsungnya proses detoks akan membantu Anda tetap sehat. Proses detoks yang normal dapat bekerja dengan baik saat Anda dalam kondisi tidur.
  2. Menjaga kebersihan dan memerhatikan lingkungan sekitar juga penting dan penting bagi Anda yang baru saja pindah rumah untuk lebih waspada. Ada gas tajam dan senyawa beracun yang ada pada rumah tersebut, maka pastikan untuk menunggu sampai semuanya itu hilang baru rumah bisa ditinggali. Membuka jendela serta menggunakan mesin penyedot debu sangat berguna ketika Anda berada di dapur dalam kegiatan memasak. Hal ini diperlukan dalam menjaga agar dapur terhindar dari polusi udara yang tidak baik untuk sistem pernapasan.
  3. Menghentikan kebiasaan merokok jelas adalah salah satu cara ampuh untuk mencegah penyakit kanker paru-paru. Faktor utama dari munculnya kanker paru-paru sebenarnya adalah merokok karena ada banyak sekali bahan kimia yang tidak ramah terhadap tubuh manusia terdapat di dalam rokok.
  4. Menghindari menjadi perokok pasif juga sangat penting karena meski Anda bukanlah perokok aktif, namun terlalu sering terkena asap rokok juga sangat tidak baik untuk kesehatan paru-paru.
  5. Aktif berolahraga adalah salah satu cara hidup sehat yang bisa membantu Anda jauh dari segala penyakit, termasuk juga kanker paru-paru. Sering berolahraga akan dapat meningkatkan kesehatan paru-paru jika dilakukan secara rutin. Namun bila Anda termasuk orang yang sangat jarang melakukan olahraga, ada baiknya rutinitas ini dimulai secara bertahap. Dianjurkan bagi para orang dewasa untuk paling tidak satu minggu berolahraga 2 sampai 3 jam saja.
  6. Mengonsumsi makanan sehat tentu adalah kewajiban karena memberikan asupan nutrisi kepada tubuh adalah tanda bahwa Anda menyayangi tubuh dan menjaga kesehatan dengan baik. Makanan yang tinggi kandungan serat serta rendah kalori dan lemak adalah yang terbaik, seperti buah-buahan dan sayur-sayuran yang bisa dijadikan menu utama setiap harinya. (Baca juga : makanan sehari-hari pencegah kanker)
  7. Menghindari konsumsi suplemen atau obat-obatan juga akan membantu agar kesehatan paru-paru terjaga dengan baik. Vitamin yang berupa pil dan suplemen tidak terlalu baik jika dikonsumsi terlalu sering dan banyak. Walau menjanjikan kesehatan bagi tubuh, sejumlah obat-obatan semacam itu tetap akan memberikan beberapa efek samping yang bisa lumayan berbahaya untuk organ tubuh.
  8. Menghindari stres atau depresi dan membuat suasana hati selalu baik tentu juga akan berpengaruh terhadap kondisi organ-organ tubuh Anda. Berpikir dan bertindak positif adalah salah satu cara terbaik dalam menjaga kesehatan.
  9. Menanam tanaman hijau di halaman rumah Anda akan sangat baik untuk meningkatkan kesehatan paru-paru. Memiliki halaman yang dipenuhi dengan tanaman hijau akan memberikan lebih banyak oksigen. Anda akan dapat merasakan manfaatnya terlebih saat pagi-pagi Anda bangun dan melatih pernapasan di halaman rumah.
ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, ,
Post Date: Friday 20th, May 2016 / 08:41 Oleh :
Kategori : Kanker Paru Paru