Sponsors Link

15 Ciri Ciri Kanker Paru Paru Stadium Awal dan Lanjut

Sponsors Link

Kanker paru adalah suatu penyakit keganasan yang terjadi di paru, baik itu berasal dari organ paru maupun penyebaran kanker organ yang lainnya (metastasis ke organ paru). Kanker paru primer disebut juga bronchogenic carcinoma, yaitu berasal dari epitel bronkus. Bronkus adalah saluran nafas besar yang berada di paru. Akhir- akhir ini, kasus kanker paru cukup banyak terjadi karena meningkatnya jumlah perokok. Berdasarkan data, gejala kanker paru sering muncul pada perokok usia > 40 tahun dan berjenis kelamin laki- laki. Dan pasien sering datang pada saat kanker paru menunjukan gejala kanker stadium III dan gejala kanker paru stadium 4.

Sponsors Link

Pada dasarnya, keberhasilan pengobatan kanker bergantung pada stadium berapa penyakit kanker terdiagnosis. Semakin dini stadium, tingkat keberhasilan dari pengobatan akan lebih besar dibandingkan dengan kanker yang stadium lanjut. Sayangnya, gejala awal kanker paru sering terabaikan dan pasien sudah datang atau terdiagnosis saat kanker paru menunjukan gejala kanker stadium III dan gejala kanker paru stadim IV. Salah satu alasan yang menyebabkan gejala ini terdiagnosis pada stadium akhir adalah karena gejala kanker paru yang tidak spesifik dan dapat dijumpai pada penyakit paru yang lain sehingga sering kali terabaikan. Karena itu gejala yang dirasakan pasien kanker paru juga harus dilakukan skrining untuk memastikan gejala tersebut.

baca juga: tanda kanker paru

Berikut adalah beberapa poin penting yang dapat dijadikan gambaran supaya kanker paru dapat terdeteksi lebih dini :

1.Populasi masyarakat yang berisiko tinggi

Berdasarkan penelitian epidemiologi mengenai siapa saja yang lebih rentan menderita kanker paru, terdapat beberapa kelompok masyarakat yang memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap kanker paru. Kelompok- kelompk tersebut, yaitu pasien berjenis kelamin laki- laki yang berusia lebih dari 40 tahun dan memiliki kebiasaan merokok, orang- orang yang bekerja di industri tertentu dan sering menghirup polutan seperti asbes, dan wanita yang menjadi perokok pasif. Ketiga kelompok masyarakat ini harus lebih dicurigai menderita kanker paru jika menderita gejala batuk lama, batuk darah dan lain-lain.

Baca juga: penyebab kanker paru

2.Batuk darah

Batuk darah dapat terjadi karena pecahnya pembuluh darah di paru akibat pendesakan massa kanker atau akibat pecahnya pembuluh darah baru yang terbentuk karena tumor yang terus membesar. Batuk darah bisa disebabkan oleh penyakit yang lain seperti TB paru atau bronkitis.

baca juga: gejala kanker paru

3.Batuk kronik

Batuk kronik adalah batuk yang terjadi lebih dari 6 bulan lamanya. Batuk adalah mekanisme pertahanan tubuh untuk mengeluarkan benda asing dari dalam tubuh. Batuk yang terjadi dalam waktu lama bisa jadi karena adanya infeksi kronik atau sel tumor.

baca juga: pengobatan kanker paru secara alami

4.Berat badan yang menurun

Seperti gejala kanker yang lain, penurunan berat badan juga dapat terjadi pada kanker paru akibat dari massa tumor yang terus berkembang dan menggunakan nutrisi tubuh. Di sisi lain, pasien juga tidak nafsu makan sehingga berat badan akan terus menurun. Anda dapat curiga bahwa penurunan berat badan adalah suatu keganasan jika terdapat penurunan berat bada tanpa sebab yang jelas.

5.Sesak nafas

Sesak nafas dapat terjadi karena dua hal, terjadi sumbatan pada jalan nafas bawah (saluran nafas di paru) atau kekurangan oksigen yang disebut hipoksia. Pada kanker paru kedua hal ini dapat terjadi secara bersamaan. Tumor dapat menyumbat saluran nafas sehingga, pasien akan merasakan sesak nafas. Jika tumor telah menyebar di seluruh jaringan paru dapat terjadi hipoksia dan pada akhirnya sesak akan menyebabkan gagal nafas. Gagal nafas akan menyebabkan pasien meninggal karena hipoksia.

baca juga: cara melakukan pencegahan kanker paru

Sponsors Link

6.Suara serak

Seseorang dapat mengeluarkan suara karena adanya pita suara yang ikut bergetar dan menghasilkan gelombang suara. Pada kanker paru, suara serak dapat terjadi karena terjadi perubahan pada selaput lendir yang ada di sekitar pita suara seperti produksi lendir yang berlebihan. Akibatnya akan terjadi proses keradangan pada pita suara.

7.Sulit / sakit menelan

Sulit atau sakit menelan diakibatkan karena massa tumor paru yang mendesak saluran cerna sehingga terjadi sumbatan di luar saluran makanan. Pasien akan mengalami kesulitan menelan makanan yang disebut disfagia dan nyeri saat menelan yang disebut odinogfagia. Untuk mengatasinya gejala ini, dokter akan menginstrusikan untuk menggunakan selang makan melalui hidung untuk memasukan obat dan makanan.

ads

8.Benjolan di pangkal leher

Massa paru yang berlokasi di dekat leher atau di ujung organ paru dapat menyebabkan pasien dapat meraba adanya benjolan pada pangkal leher. Tumor yang terletak di lokasi yang agak jauh juga bisa teraba di pangkal leher jika ukuran massa tumor terlalu besar.

9.Sembab di muka atau leher

Sembab dapat terlihat di muka dan leher pasien. Selain itu, juga dapat disertai sembab pada lengan dengan rasa nyeri yang cukup hebat.

10.Gejala lain

Kanker paru sekunder yang diakibatkan oleh keganasan organ yang lain dapat menimbulkan gejala di luar sistem pernafasan. Misalnya seperti tidak sadar akibat penekanan tumor pada otak, pembesaran organ hati atau patah tulang karena adanya keganasan pada organ tersebut. Gejala lain yang tidak khas seperti penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, nafsu makan yang tiba- tiba menghilang, demam yang tiba- tiba hilang dan timbul. Sindrom paraneoplastik seperti kelainan tulang seperti kanker tulang, trombosis vena perifer dan gangguan saraf.

baca juga: jenis kanker tulang

11. Foto thoraks

Pada Pemeriksaan foto toraks, massa tumor paru dapat dideteksi tetapi tidak dapat ditentukan apakah benar sebuat tumor. Pemeriksaan foto torak dengan sinar x-ray dapat memberikan hasil yang positif ada kelainan tetapi untuk spesifikasi apakah adanya  kanker paru, perlu pemeriksaan yang lebih lanjut. Pada foto toraks, kanker paru dapat dilihat jika tumor lebih dari 1 cm. Hal- hal yang mendukung adanya kanker paru adalah bila dalam foto didapatkan kelainan lain seperti tepi tumor yang tidak rata, lengkungan pada pleura, dan tumor kecil di luar tumor paru.

12.Ct- scan

Pemeriksaan lain yang dapat membantu menegakan diagnosis adalah dengan pemeriksaan CT- scan. Pemeriksaan ini sama- sama menggnunakan radioisotop. Kelebihannya adalah pemeriksaan ini dapat digunakan untuk mendeteksi adanya penyebaran ke organ yang lain

13.Bronkoskopi

Bronskoskopi adalah suatu alat yng dimasukan seperti selang  dan terdapat kamera di ujungnya, alat ini dimasukan ke dalam saluran paru untuk melihat apakah ada tumor atau tidak.

14.Biopsi aspirasi jarum

Setelah diketahui letak tumor, untuk mendeteksi apakah suatu kanker atau yang lain seperti infeksi, dapat dilakukan pengambilan sampel sel. Kemudian hasilnya di analisa dengan mikroskop.

15.Transbronkial needle aspriation

Suatu alat digunakan melalui saluran bronkus seperti bronkoskpoi hanya saja dilakukan pengambilan jaringan juga.

Baca juga: cara mengobati kanker paru paru

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, ,
Post Date: Monday 03rd, July 2017 / 04:53 Oleh :
Kategori : Kanker Paru Paru