Sponsors Link

6 Penyebab Kanker Otak Pada Anak dan Dewasa

Sponsors Link

Penyebab pasti terjadinya kanker otak tidak diketahui secara pasti. Beberapa ahli hanya menemukan perubahan dari sel yang normal menjadi sel kanker yang menjadi salah satu penyebab timbulnya kanker. Selain itu, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan seseorang mengalami peningkatan risiko menderita kanker. (Baca Juga: Gejala Kanker Otak Stadium 1 , Ciri-Ciri Kanker Otak Stadium 4)

Sponsors Link

Faktor risiko yang berhubungan dengan gaya hidup seperti makanan, berat badan, aktivitas fisik dan penggunaan tembakau adalah faktor risiko utama pada kanker yang menyerang orang dewasa. Namun faktor ini biasanya membutuhkan waktu yang bertahun- tahun untuk mempengaruhi risiko kanker. Faktor ini tidak banyak berpengaruh terhadap kanker anak, termasuk kanker otak. Hanya sangat sedikit faktor risiko yang ditemukan benar- benar berpengaruh terhadap terjadinya kanker otak dan tidak terdapat penyebab pasti dari tumor ini. Berikut adalah penjelasan masing- masing penyebab kanker otak anak dan faktor risikonya. (Baca Juga: Gejala Kanker Otak Stadium 4 , Gejala Kanker Otak Ringan)

  1. Onkogen Vs Gen supressor tumor

Sel kanker tumbuh dan menjalankan fungsinya karena informasi yang terdapat pada setiap kromosom sel. Kromosom adalah materi genetik yang terdapat dalam sel. Seperti kanker lainnya, kanker otak juga tumbuh karena terjadi perubahan pada DNA. Namun, DNA ini rentan terjadi perubahan genetik salah satunya adalah mutasi. DNA adalah materi genetik yang penting untuk perkembangan sel. Beberapa gen mengatur bagaimana sel dapat tumbuh, sel tersebut akan membelah menjadi sel yang baru kemudian mati. Beberapa gen membantu sel untuk tumbuh, membelah dan bertahan hidung yang disebut onkogen yang menyebabkan timbulnya tumor dan kanker. Di sisi lain, terdapat gen yang memperlambat pembelahan sel atau menyebabkan sel tersebut mati pada waktu yang tepat, gen ini disebut gen supressor tumor. Kanker dapat disebabkan oleh perubahan gen yang menyebabkan onkogen aktif dan menonaktifkan gen supressor tumor. (Baca Juga: Kemoterapi Kanker Otak , Penyebab Kanker Batang Otak)

  1. Paparan radiasi

Faktor risiko lingkungan yang sudah terbukti melalui banyak penelitian sebagai faktor risiko tumor atau kanker otak adalah paparan radiasi terhadap kepala. Paparan radiasi yang paling sering dan dosis yang paling banyak adalah saat seseorang sedang menjalani terapi atau kondisi lain. Sebagai contoh, sebelum risiko radiasi diketahui meningkatkan risiko kanker otak lebih dari 50 tahun yang lalu, anak- anak yang menderita infeksi jamur pada kulit kepala seing menerima terapi radiasi dosis rendah. Hal ini ditemukan sebagai peningkatan risiko tumor otak ketika mereka berusia tua. Saat ini, radiasi yang paling menginduksi timbulnya kanker otak adalah radiasi yang disebabkan oleh terapi kanker yang mengenai kepala yang disebut leukimia. Tumor karena paparan radiasi akan berkembang 10 – 15 tahun setelah radiasi. Tumor yang diinduksi radiasi masih sangat jarang, tetapi karena peningkatan risiko dan juga efek samping, terapi radiasi diberikan pada daerah kepala setelah mempertimbangkan banyak hal termasuk baik dan buruknya bagi pasien. Contohnya seperti pada pasien yang menderita tumor dekat dengan kepala, contohnya kanker nasofaring jika diberikan terapi kanker, keuntungannya akan lebih besar karena terapi radiasi tersebut adalah terapi untuk kanker tersebut. Sedangkan kerugiannya berupa radiasi yang masih menyebabkan timbulnya tumor otak beberapa tahun kemudian. (Baca juga: gejala kanker nasofaring pada anak , gejala kanker nasofaring)

Risiko radiasi dapat menyebabkan kanker otak pada paparan saat dilakukan pemeriksaan dengan foto x-Ray atau CT scan. Namun radiasi yang timbul jauh lebih sedikit ketika sinar x-ray digunakan untuk terapi. Sehingga jika menimbulkan risiko kanker otak, kemungkinannya akan sangat kecil. Agar aman, sebagian besar dokter merekomendasikan agar ibu hamil dan anak kecil tidak melakukan hal ini jika tidak benar- benar dibutuhkan. (Baca Juga: Tanda Awal Kanker Otak , Gejala Awal Kanker Ovarium)

Sponsors Link

  1. Genetik

Faktor keturunan atau genetik ditemukan sangat jarang, yaitu kurang dari 5% dari kanker otak. Orang tua dapat menurunkan genetik yang abnormal pada anaknya, sehingga meningkatkan risiko anak tersebut menderita kanker otak. Pada kasus lain, gen abnormal tidak diturunkan namun karena berbagai penyebab timbul perubahan yang disebut mutasi pada gen sebelum lahir. (Baca Juga: Ciri ciri Awal Kanker Otak , Cara Mencegah Kanker Otak)

  1. Penggunaan Telepon genggam

Telepon genggam menggunakan gelombang radiofrekuensi (RF). Radiofrekuensi adalah bentuk energi elektromagnetik pada spektrum antara gelombang radio FM dan gelombang inframerah yang ada di oven mikrowave, radar dan stasiun satelit. Telepon genggam tidak memberikan radiasi ionisasi, dimana radiasi ini yang menyebabkan hancurnya DNA di dalam inti sel. Namun, ada juga harus waspada bagi anda yang menempatkan telepon genggam anda dekat di dekat kepala, karena mungkin dapat meningkatkan risiko tumor otak. Beberapa penelitian melaporkan bahwa risiko menderita tumor otak atau schwannoma akan meningkat pada orang dewasa yang selalu menggunakan telepon genggam. Namun, sebagian besar penelitian mengungkapkan bahwa tidak aada peningkatan risiko tumor otak padah penggunaan telepon genggam. Karena itu, belum tentu telepon genggam dapat menyebabkan kanker otak. Hal ini terjadi karena telefon genggam selalu berubah dan juga spesifikasinya, sehingga sedikit susah untuk menemukan efek jangka panjang dari telepon genggam terhadap pertumbuhan kanker otak. Risiko penggunaan ini masih sedang diteliti, sehingga memerlukn waktu yang cukup sebelum ditemukan kesimpulan yang tepat. Namun sebaikya anda lebih baik mengurangi efek buruk radiasi telepon genggam dengan penggunakan earphone saat telepon atau menggunakan speaker saat mendengarkan lagu. (Baca Juga: Pengobatan Kanker Otak , Gejala Awal Kanker Otak Pada Anak)

  1. Faktor lain

Faktor lain yang dapat meningkatkan risiko anak menderita kanker otak adalah konsumsi aspartame. Asmpartam ada sejenis pengganti gula yang terdapat pemanis buatan. Pemanis buatan ini kadang digunakan oleh pedangan buah atau minuman karena harganya yang relatif lebih murah dibandingkan dengan gula pasir. Rasa manis pemanis buatan ini memiliki perbedaan dengan rasa manis pada gula pasir. Pada pemanis buatan rasa manis bercampur sedikit pahit. Jadi, anda dapat lebih waspada ketika mengonsumsi minuman yang seperti ini. (Baca Juga: Manfaat Daun Sirsak Untuk Kanker Otak , Makanan Pencegah Kanker Otak)

Sponsors Link

Faktor yang lain adalah berada dalam medan elektromagntik pada daerah yang dekat dengan pusat energi atau transfometer dan infeksi oleh beberapa virus. Namun, bukti dari hal- hal ini dapat menyebabkan kelainan pada tumor masih belum terlalu jelas.

  1. Penyebaran dari kanker lain

Otak juga dapat menjadi organ yang menjadi sasaran sel kanker yang menyebar. Kanker yang sering tersebar ke otak adalah beberapa jenis kanker paru, kanker tulangkanker usus stadium 4, kanker mata, kanker getah bening, kanker nasofaring dan kanker yang lainnya. Tahap penyebaran ini disebut metastase dan biasanya baru akan timbul pada tahap yang udah lanjut. (Baca juga: gejala kanker getah bening , gejala awal kanker nasofaring , gejala awal kanker mata)

Itulah tadi bebrapa hal yang mungkin dapat menjadi penyebab seorang anak menderita kanker otak. Namun, hal- hal diatas masih ada beberapa yang belum sepenuh memiliki bukti yang valid memiliki keterkaitan dengan peningkatan risiko seseorang menderita kanker otak. Namun, ada baiknya anda menghindari dengan cara mengetahui gejala kanker otak dan gejala awal kanker otak serta menghindari berbagai radiasi salah satunya adalah telefon genggam. Dewasa ini, anak- anak sudah sejak dini terpapar dengan teknologi komunikasi ini untuk bermain permainan game aplikasi di telepon genggam. Ada baiknya anda membuat peraturan penggunaan pada anak anda suapaya kedepannya mereka tidak menderita kanker otak dan dapat bersosialisasi lebih baik. (Baca juga: Penyebab kanker otak , cara mencegah kanker otak)

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , ,
Post Date: Tuesday 25th, April 2017 / 17:05 Oleh :
Kategori : Kanker Otak