Sponsors Link

9 Gejala Awal Kanker Otak Pada Anak – Penyebab dan Cara Antisipasi

ads

Kanker otak merupakan salah satu jenis kanker yang masuk dalam kelompok jenis kanker paling mematikan di dunia. Ada beberapa hal yang menyebabkan mengapa jenis kanker ini sangat mematikan, antara lain:

  • Penderita kanker otak seringkali mengalami keterlambatan deteksi. Sehingga, kanker otak diketehui saat sel kanker sudah menyebar di sebagian besar tubuh.
  • Sel kanker menyerang otak, dimana otak memegang peranan penting untuk pusat koordinasi tubuh manusia. Selain itu, struktur otak yang rumit dan rentan untuk cedera membutuhkan penanganan ekstra terutama jika sel kanker sudah menyebar kesebagian besar tubuh.
  • Sel kanker yang menyebar dapat memberikan efek kanker otak pada penderita seperti menurunkan kondisi penderita dengan cepat, terutama pada bagian penting tubuh seperti saraf, mata, dan kelenjar.

Kanker otak dapat menyerang anak-anak dan dewasa. Namun pada artikel kali ini kita akan membahas bagaimana gejala awal kanker otak pada anak. Dengan memahami dan mengerti gejala kanker otak pada anak, maka Anda turut serta dalam melindungi keluarga. Berikut ini merupakan gejala dan ciri kanker otak pada Anak:

  1. Mengalami sakit kepala hebat dalam intensitas sering

Seringkali anak akan mengeluh sakit kepala yang dirasakan. Sakit kepala yang hebat, hingga anak tidak bisa beranjak dari tempat tidur. Sakit kepala ini ditandai dengan wajah pucat, dan bola mata berwarna kemerahan. Selain itu, tidak jarang karena merasakan pusing yang sangat hebat, anak akan merasakan mual.

  1. Mengalami mual dan muntah

Rasa mual yang muncul sebagai dampak bahwa tubuh mengalami perubahan kondisi yang drastis. Selain itu, sakit kepala hebat seringkali juga menimbulkan perasaan mual terhadap penderitanya. Jika pusing dan mual tersebut berlangsung dalam waktu yang lama, bahkan disertai dengan demam tinggi, maka ada baiknya untuk segera memeriksakan buah hati ke dokter.  Terlebih jika muntahan tersebut berwarna kehijauan.

  1. Anak terlihat sering terjatuh secara tiba-tiba

Saat berlari, bahkan berdiri, atau melakukan aktivitas fisik lainnya, anak terlihat mulai sering terjatuh. Terlebih jika Anda sering menjumpai dalam intensitas yang sering. Hal ini sebagai tanda bahwa anak mulai kehilangan keseimbangan tubuhnya. Otak sebagai pusat segala aktivitas manusia, sehingga jika terjadi cedera atau permasalahan pada otak, maka akan mempengaruhi kondisi tubuh dalam melakukan aktivitas.

  1. Anak mengalami penurunan kemampuan penglihatan secara drastis

Sel kanker pada otak seiring berjalannya waktu akan menyebar ke bagian lain. Karena otak merupakan pusat segala aktivitas tubuh, dan bagian tubuh yang paling dekat adalah mata, maka penyebaran sel kanker pada anak akan ditandai dengan penglihatan anak mulai terganggu. Adapun tanda-tanda gangguan pada mata yaitu:

  • Bola mata anak, tidak mampu bergerak secara responsif mengikuti arah benda yang bergerak
  • Penambahan minus mata dalam jangka waktu yang sangat cepat.
  • Mata anak terlihat juling, menunjukkan ada kerusakan pada saraf mata ke otak
  • Anak mulai mengeluh penglihatannya kabur dan bahkan merasa gelap meskipun ruangan dipenuhi dengan cahaya
Sponsors Link

  1. Kemampuan gerak Anak mulai berkurang

Kemampuan gerak anak mulai berkurang. Jika sebelumnya Anda melihat anak Anda sangat lincah dalam beraktifitas, namun secara tiba-tiba ia mengalami kesulitan untuk menggerakkan tangan dan kaki, maka Anda perlu segera menghubungi dokter. Untuk lebih baiknya jika anak mengeluh nyeri pada persendian dalam jangka waktu yang cukup lama, maka sebagai tindakan antisipasi segera periksakan ke dokter.

  1. Anak menjadi sering lupa

Dengan adanya sel kanker yang berkembang pada otak, secara tidak langsung kondisi otak akan ikut terpengaruh. Terlebih kemampuannya secara intelegensi juga dapat menurun seiring semakin menyebarnya sel kanker.

  1. Sering hilang kesadaran

Sel kanker yang menyebar ke bagian otak, akan mempengaruhi sistem saraf pada otak sekaligus pembuluh darah pada otak. Akibatnya, seluruh bagian otak menjadi tidak berfungsi secara optimal. Otak akan mengalami pengurangan asupan nutrisi. Akibatnya seseorang yang mengalami kanker otak tidak menutup kemungkinan akan sering mengalami hilang kesadaran atau pingsan.

  1. Anak cenderung emosional

Pada otak, terdapat bagian yang berfungsi untuk mengatur emosi yaitu biasa dikenal dengan amygdala. Ketika sel kanker menyebar ke bagian amygdala, maka penderita kanker akan mengalami gangguan emosional dan bahkan juga mengalami perubahan perilaku.

  1. Berat badan berkurang drastis

Rasa pusing dan mual yang dialami oleh anak akan mempengaruhi penurunan nafsu makan. Sehingga anak akan cenderung sulit makan. Dengan demikian, kondisi anak akan semakin lemah, berat badan berkurang drastis, sehingga anak akan mudah terserang penyakit.

 Baca artikel terkait:

Penyebab Kanker Otak pada Anak

Penyakit kanker otak dapat disebabkan oleh berbagai macam hal, seperti penggunaan zat adiktif, kurangnya nutrisi, genetik, radiasi, virus, usia, bahkan ras dan etnis juga berpengaruh. Khusus pada anak-anak pada dasarnya tidak banyak hal yang menjadi penyebab kanker otak. Namun demikian, orang tua harus tetap waspada terhadap perubahan kondisi anak, terlebih jika mereka mulai menunjukkan gejala awal kanker otak pada anak, seperti yang telah disebutkan. Berikut ini beberapa penyebab kanker otak pada anak:

  • Genetik

Faktor genetik adalah penyebab kanker yang paling sulit dihindari. Jika Anda memiliki riwayat keluarga yang terkena kanker, maka ada baiknya untuk mengambil tindakan pencegahan dengan cara menghindari segala macam hal yang dapat menyebabkan sel kanker berkembang. Selain itu, faktor genetik adalah faktor penyebab kanker otak yang paling besar pada anak.

  • Kekurangan nutrisi

Otak memiliki fungsi yang sangat kompleks, sehingga secara tidak langsung otak juga membutuhkan aspuan nutrisi yang mencukupi. Mengapa demikian? Dengan tidak tercukupinya kebutuhan nutrisi anak, maka otak akan kesulitan melakukan regenerasi sel sehingga pada akhirnya otak mulai mengalami kerusakan secara perlahan dan sel kanker akan aktif.

Baca artikel terkait: Makanan Sehari-hari Pencegah Kanker

Sponsors Link

  • Radiasi

Radiasi dapat menyebabkan perubahan struktur sel. Sehingga hal ini dapat menyebabkan terjadinya kanker. Radiasi yang paling dekat adalah melalui smartphone yang saat ini sering kita gunakan. Oleh karena itu, sebisa mungkin jauhkan smartphone dari anak-anak, bahkan diri Anda terlebih pada saat tidur. Selain itu, bagi anak yang sedang menjalani pengobatan melalui pancaran sinar radiasi seperti kemoterapi kanker harus diimbangi dengan pemenuhan nutrisi ekstra untuk mengurangi efek radiasi yang ditimbulkan. Sehingga anak dapat terlindungi dari penyakit kanker otak.

  • Terkontaminasi zat adiktif

Zat adiktif biasa dikenal dalam bentuk narkoba, sabu, dan sebagainya. Meskipun demikian, tidak menutup kemungkinan anak dapat terkena kanker otak akibat konsumsi zat adiktif. Bagaimana bisa? Tentu saja zat-zat tersebut dapat dimasukkan ke dalam makanan. Maka dari itulah, jangan biarkan anak Anda jajan di pinggir jalan atau mengkonsumsi makanan yang kurang terjamin kebersihan dan kesehatannya.

Baca artikel terkait:

Tindakan antisipasi untuk mengatasi gejala kanker darah pada anak

Saat menjumpai anak Anda yang mulai menunjukkan gejala kanker otak, tentu saja Anda tidak perlu bersikap panik. Ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mencegah penyebaran kanker otak:

  1. Memberikan makanan pencegah kanker otak agar tubuh anak dapat membentuk sistem imun sehingga mampu menghambat perkembangan sel kanker. Selain itu, harapan hidup anak juga lebih tinggi.
  2. Menciptakan suasana yang menyenangkan agar tubuh anak mampu menghasilkan hormon endorphin sehingga imunitas anak akan meningkat dan juga memberikan efek tenang pada anak.
  3. Melakukan pemeriksaan secara rutin ke dokter, agar dapat mengontrol perkembangan sel kanker sehingga dapat segera mengambil tindakan jika sewaktu-waktu kondisi tubuh anak mengalami penurunan.
  4. Melakukan kemoterapi dan konsumsi obat sesuai anjuran dokter.
  5. Melindungi anak dari hal-hal yang dapat memicu perkembangan sel kanker, seperti asap rokok dan makanan yang banyak mengandung pengawet.

Dengan semakin cepat tindakan antisipasi dilakukan, maka harapan hidup anak akan semakin tinggi.

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, ,
Post Date: Tuesday 14th, June 2016 / 07:27 Oleh :
Kategori : Kanker Otak