Sponsors Link

13 Cara Mencegah Kanker Otak Secara Alami

Sponsors Link

Kanker otak sebenarnya ada dua, yakni tumor otak primer dan juga sekunder di mana tumor otak yang primer merupakan tumor yang menyerang bagian otak, sementara untuk jenis sekunder merupakan kanker otak di mana tumor asalnya adalah dari bagian tubuh lain, hanya saja kemudian menyebar dan menyerang otak. Ada 4 tahap kanker otak yang menggambarkan perkembangan dari sel kanker tersebut:

Sponsors Link
  • Stadium 1 dan 2 adalah fase kanker otak di mana tumornya masih tergolong jinak.
  • Stadium 3 dan 4 adalah fase kanker otak yang sifatnya sudah termasuk ganas.

Lalu adakah cara mencegah kanker otak sebelum gejala menjadi parah atau bahkan mencegahnya dari nol supaya kita tak benar-benar terserang kanker otak? Di bawah ini beberapa cara ampuh yang boleh diintip dan bahkan dipraktikkan.

(Baca juga: langkah pengobatan kanker otak secara medis)

1. Menghindari Paparan Agen Lingkungan Tertentu

Ada paparan agen tertentu di sebuah lingkungan yang akan menaikkan risiko seseorang terkena kanker otak. Contoh paling umum adalah vinil klorida di mana bahan atau zat ini adalah sebuah peningkat potensi kanker otak yang akan dengan mudah kita jumpai di daerah yang banyak lokasi pabrik serta tanaman-tanaman yang bisa memancarkan bahan kimia ke udara. Penyebab utama dari terjadinya kanker saat masih kanak-kanak adalah paparan radiasi bahan kimia tersebut ke kepala menurut American Cancer Association.

2. Konsumsi Kafein

Rupanya kafein yang mungkin kebanyakan dari kita berpikir bahwa efeknya akan sangat buruk bagi tubuh bisa menolong mencegah kanker otak. Dengan mengonsumsi 5 cangkir kopi berkafein atau lebih malah justru dapat menurunkan potensi kanker otak sebesar 40 persen ketimbang mereka yang tidak meminum sebanyak itu atau mengonsumsi kurang dari takaran tersebut. Ini merupakan hasil dari penelitian pada tahun 2010 di Inggris.

Tak hanya mengurangi risiko kanker otak, kanker mulut serta kanker tenggorokan juga, jadi sangat boleh dan terekomendasi untuk dicoba. Daripada teh, kopi justru menjadi sebuah minuman berkafein yang lebih kuat dalam melindungi otak dari kanker. Ini sudah dibuktikan melewati penelitian oleh para ilmuwan Inggris dan telah ditunjukkan bahwa ada perlindungan yang ditawarkan kopi terhadap kanker otak.

(Baca juga: penyebab kanker otak dan faktor resikonya)

ads

3. Menghindari Pemakaian Ponsel Terlalu Sering

Zaman sekarang tampaknya akan sulit menghimbau orang untuk tidak menggunakan ponsel secara terus-menerus atau menyarankan agar ponsel digunakan di saat yang penting saja. Semakin canggihnya ponsel di zaman modern ini, orang semakin melekat dengan alat komunikasi canggih dan praktis ini sehingga setiap hari dan setiap saat tampak tak bisa lepas darinya. Padahal bahaya radiasi HP menyebabkan kanker otak juga perlu untuk diketahui serta diwaspadai, baik oleh orang dewasa maupun anak-anak.

Untuk mencegah kanker otak, ponsel sebaiknya hanya dipakai saat memang kita harus menerima panggilan atau membalas pesan. Bila memang pekerjaanlah yang mengharuskan kita untuk menggunakan ponsel sering-sering, maka perangkat hands-free seharusnya selalu disiapkan. Dengan bantuan perangkat tersebut, energi frekuensi radiasi yang terpancar akan lebih jauh dari kepala kita sehingga otomatis lebih aman.

(Baca juga: efek kanker otak bagi penderita)

4. Membatasi Konsumsi Alkohol

Mengonsumsi alkohol apalagi dalam frekuensi yang cukup sering dan takaran yang berlebihan akan mampu menaikkan risiko terkena kanker otak. Sudah menjadi rahasia umum bahwa minuman keras dapat mengganggu kinerja dan fungsi saraf tubuh, itulah yang menjadi alasan mengapa konsumsi alkohol harus dibatasi mulai dari sekarang. Minum minuman beralkohol seperti yang dinyatakan oleh University of Maryland Medical Center, ini dapat meningkatkan potensi memiliki tumor otak metastatis pada seseorang.

Ingat dengan jenis atau kategori kanker sekunder? Maka hal tersebut masuk ke dalam golongan tersebut karena pada dasarnya letak dari tumor otak ini ada di bagian lain tubuh selain otak, baru kemudian ada proses penyebaran mencapai otak lewat aliran darah. Contoh kasusnya adalah apabila kita memiliki kanker paru-paru di mana ini akan berkembang yang memungkinan kanker bisa merajalela dan mengganggu jaringan sistem saraf otak. Tak hanya kanker otak, minuman beralkohol jika dikonsumsi terlalu sering bakal memicu penyakit lain-lainnya yang juga tak kalah serius, kronis dan mengancam jiwa kita.

(Baca juga: cara diagnosis kanker otak)

5. Berdiet Sehat dan Seimbang

Diet yang dilakukan secara sehat, benar dan seimbang tak hanya menjadi cara ampuh dalam mencegah kanker otak, tapi juga kanker umum atau jenis penyakit mematikan lainnya. Mengonsumsi makanan yang sehat tak ada ruginya, apalagi bahan makanan dengan kandungan asam lemak omega-3 yang super tinggi, seperti daging tanpa lemak serta ikan. Tak ketinggalan juga, kita perlu menyeimbangkan konsumsi daging dengan sayuran serta buah, meliputi nanas, jeruk, brokoli, bayam, apel, dan kacang-kacangan yang dikenal baik dan mengandung kadar antioksidan tinggi.

Sumber makanan yang mengandung antioksidan sudah jelas bisa diandalkan untuk mencegah kanker, bahkan juga jenis penyakit kronis lainnya. Seperti yang kita tahu, asam lemak omega-3 adalah nutrisi yang dibutuhkan untuk meningkatkan fungsi serta perkembangan otak, maka tak heran kalau makanan dengan kandungan asam lemak tersebut perlu dikonsumsi sering-sering. Selain otak, keseluruhan tubuh kita pun akan menerima efek baik dari asam lemak omega-3 serta nutrisi lainnya dari sumber-sumber makanan pencegah kanker otak tersebut.

(Baca juga: manfaat daun sirsak untuk kanker otak)

6. Hindari atau Berhenti Merokok

Sudah tak perlu dipertanyakan lagi seberapa bahayanya rokok bagi kesehatan tubuh. Memang rokok dikenal sebagai penyebab utama dari kanker paru-paru, tapi sebenarnya rokok juga bisa menjadi peningkat risiko kanker otak. Seperti halnya minuman keras, telah dijelaskan bahwa ini bisa menjadi penyebab timbulnya kanker otak sekunder.

Ketika seseorang terserang kanker paru-paru, sel kanker muncul dan berasal dari organ paru-paru. Namun ketika penyebaran terjadi, sel kanker akan menyebar dan menuju ke bagian otak kita di mana kondisi ini biasanya sudah termasuk pada stadium lanjut. Bahaya rokok ternyata begitu mengerikan karena dapat secara bersamaan menyerang lebih dari satu organ vital tubuh kita, maka jangan ragu bila ingin berhenti merokok sekarang juga atau malah jangan pernah coba-coba untuk memulainya sama sekali.

(Baca juga: tahapan operasi kanker otak)

7. Menghindari Sinar UV

Selain dari paparan bahan kimia tertentu, penting adanya untuk juga melindungi tubuh serta otak kita dari paparan sinar UV atau matahari. Radiasi ultraviolet bukanlah hal yang baik karena bila kita terlalu sering terkena paparannya, ada kemungkinan besar untuk meningkatkan kanker otak. Memakai sunblock adalah cara yang paling dianjurkan saat kita beraktivitas di luar rumah sehingga paparan sinar matahari dapat dibatasi dan dengan melakukan cara ini otomatis bakal mengurangi risiko kanker otak juga.

(Baca juga: stadium kanker otak dan gejala lengkapnya)

8. Aktif Berolahraga

Aktif bergerak tak akan pernah merugikan tubuh kita karena berolahraga secara rutin hanya akan membuat tubuh kita sehat dan jauh dari penyakit, termasuk kanker otak. Paling tidak melakukan 3-4 kali olahraga dalam seminggu, khususnya latihan kardiovaskular akan menjaga tubuh kita tetap sehat dan akan meminimalisir risiko perkembangan kanker otak. Bila ingin melakukan olahraga ringan yang sangat efektif, cobalah untuk berjalan sejauh 10 ribu langkah setiap hari atau sama dengan sejauh 8 kilometer.

Siapkan pedometer agar kita bisa tahu sudah seberapa banyak langkah yang ditempuh. Atau, bisa juga mempertimbangkan jenis olahraga lainnya, seperti bersepeda, berenang atau jogging di mana latian kardio ini akan menjaga kesegaran fisik serta otak kita. Ingat bahwa olahraga seperti yang dianjurkan tersebut terkenal efektif juga untuk menghilangkan atau setidaknya mengurangi stres, jadi sangat patut dan terekomendasi untuk dicoba segera.

(Baca juga: kanker otak stadium 4)

9. Tidak Mengonsumsi Obat Tanpa Resep Dokter

Kebanyakan dari kita pasti pernah atau justru sering menggunakan obat tertentu untuk menyembuhkan penyakit tertentu tanpa resep dari dokter, khususnya seperti antibiotik yang merupakan jenis obat dengan efek keras. Hal-hal seperti ini kiranya dapat dihindari karena mengonsumsi obat tanpa adanya resep rujukan dari dokter bisa-bisa malah berisiko buruk dan fatal bagi tubuh kita. Salah satu bahayanya adalah perkembangan sel kanker malah dapat dirangsang oleh efek obat tersebut.

(Baca juga: kanker otak stadium 3)

10. Membatasi Makanan Tak Sehat

Mungkin sebagian dari kita bertanya-tanya seperti apakah jenis makanan yang tergolong tak sehat dan bisa memicu kanker otak. Untuk mencegah kanker otak, sangat dianjurkan untuk tidak mengonsumsi makanan dengan zat kimiawi buatan tinggi, makanan yang dibuat dengan bahan pengawet nitrit, makanan yang dibakar serta makanan yang melalui proses pengasapan. Sesekali saja tentu boleh untuk menikmatinya, tapi kalau terlalu sering apalagi setiap hari sebaiknya jangan coba-coba atau otak kita akan terkena dampak buruknya.

(Baca juga: kanker otak stadium 2)

Sponsors Link

11. Menjauhi Stres Berlebihan

Stres kelihatannya memang sangat umum terjadi pada siapa saja, tapi kondisi ini tak dapat diabaikan maupun disepelekan sebab stres juga adalah salah satu sumber penyakit. Untuk menghindari kanker otak, cara yang perlu dilakukan adalah dengan mengurangi stres dan kalau perlu menghindarinya. Perbanyak waktu istirahat, atau setidaknya buat waktu istirahat yang cukup supaya stres tidak menumpuk.

Stres biasanya bisa hilang dengan melakukan refreshing, jadi tak ada salahnya mengambil waktu untuk jalan-jalan sendiri atau bersantai bersama teman menghabiskan waktu menyenangkan bersama. Seperti yang sudah dibahas, olahraga juga termasuk cara melepas stres paling ampuh. Kanker otak serta jenis kanker lainnya dapat menyerang orang yang mudah stres juga.

(Baca juga: kanker otak stadium 1)

12. Mengenal Gejala Kanker Otak

Salah satu cara mencegah kanker otak adalah dengan mengenali setiap ciri, tanda atau gejalanya karena ada terlalu banyak gejala yang berbeda yang bisa dialami antara satu individu dengan individu lainnya. Dengan mengetahui tanda-tandanya, kita bakal dapat mencegah sel tumor otak berkembang lebih jauh.

  • Keseimbangan terganggu.
  • Mengalami gangguan ketika berbicara.
  • Merasa gampang kebingungan setiap hari dan setiap saat.
  • Rasa sakit kepala yang berkelanjutan dan terlalu sering.
  • Mual dan muntah yang alasan atau penyebabnya tak dapat dijelaskan.
  • Pergerakan kaki dan lengan yang melemah.
  • Gangguan penglihatan, seperti kabur atau mengganda.

Itulah gejala ciri-ciri kanker otak yang sebaiknya dimengerti agar saat mengalami hal yang kiranya janggal tersebut, kita bisa segera memeriksakan diri ke dokter. Pencegahan selalu lebih baik daripada sudah telanjur serius dan sulit ditangani.

(Baca juga: gejala awal kanker otak pada anak)

13. Pemeriksaan Fisik

Setidaknya yang paling betul adalah 2 kali setahun kita perlu memeriksakan fisik atau melakukan check up dan hal ini memang akan sangat berguna bagi diri kita, khususnya jika memang ada gejala-gejala abnormal yang mulai timbul. Dengan mengunjungi dokter serutin mungkin, misalpun benar ada tumor otak, ini akan mampu diidentifikasi di tahap awal dan hal ini sangatlah penting demi penanganan yang lebih mudah. Sel kanker akan lebih mudah dilawan atau dibunuh ketika masih pada stadium awal dan pemulihan juga akan lebih cepat dengan menanganinya sedari awal. Pemeriksaan juga penting kalau seseorang memiliki anggota keluarga dengan riwayat kesehatan menderita kanker otak.

Selalu ingat bahwa tumor otak dapat menjangkiti siapapun dan berapapun usia orang tersebut, bahkan tak sedikit juga anak-anak yang harus menderita penyakit ini. Walau penyebab utama akan tumor otak belumlah jelas sampai sekarang, tapi ada juga kemungkinan bahwa risiko timbulnya tumor otak dipicu oleh penyakit genetik, contohnya adalah neurofibromatosis.

(Baca juga: pengobatan kanker otak)

Diketahui pila bahwa justru kebanyakan pengidap kanker otak adalah wanita meski ini bukan berarti pria tak dapat mengalaminya. Ini dapat dijadikan alasan mengapa penting mempunyai  kesadaran diri tinggi untuk melaksanakan check up rutin karena kita perlu tahu kondisi kesehatan tubuh kita seluruhnya, termasuk organ otak kita.

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, ,
Post Date: Sunday 19th, June 2016 / 13:28 Oleh :
Kategori : Kanker Otak