Sponsors Link
     Sponsors Link

6 Cara Diagnosis Kanker Otak

ads

Kanker otak merupakan penyakit yang tergolong kronis menyerang organ otak kita. Berbeda dengan kanker organ lainnya yang biasanya disebabkan oleh factor gaya hidup yang tidak sehat, maupun karena factor usia lanjut. Namun kanker otak ini tergolong penyakit yang tidak pandang bulu dan berpotensi menyerang segala usia. Kanker adalah pertumbuhan sel kanker yang semakin banyak sehingga menyerang organ di dekatnya. Oleh karena itu, kanker otak adalah pertumbuhan sel kanker yang semakin banyak sehingga menyerang fungsi otak.

Lalu, apa dampaknya?

Otak merupakan organ yang sangat vital. Fungsi otak sangat sentral dalam memberi komando kepada seluruh organ tubuh kita yang lainnya agar berfungsi dengan baik. Otak mampu bekerja baik secara sadar maupun tidak sadar. Jika sel kanker menyerang otak dan terlambat ditangani, akibatnya penderita akan mengalami kebutaan, tuli, bahkan bisa jadi lumpuh. Kerusakan akibat kanker otak di klasifikasi menjadi stadium 1 sampai 4. Jika sudah memasuki stadium 4 akan sangat sulit untuk di selamatkan.

Penyebab Kanker Otak

Penyakit ini disebabkan oleh penurunan maupun pertumbuhan DNA yang diluar kondisi normal. Hal itu di karenakan adanya radiasi dari sinyal-sinyal elektronik seperti HP atau computer. Selain karena radiasi, juga disebabkan pola makan yang tidak sehat sehingga menyebabkan pertumbuhan sel kanker di dalam otak.

Ciri Ciri Kanker Otak

Kanker otak merupakan salah satu penyakit kanker yang dikenal merupakan penyakit paling mematikan di dunia. Faktor yang mempengaruhi harapan hidup dari serangan penyakit ini adalah kemampuan untuk melakukan deteksi sejak dini, kemampuan untuk mengetahui dimana posisi kanker di dalam otak, dan kemampuan teknologi untuk memberikan terapi penyembuhan.

Oleh karena itu, deteksi sedari awal adanya kanker otak ini menjadi syarat penting untuk bisa dilakukan penyembuhan terhadap penderita penyakit kanker otak ini.  Menurut Modern Cancer Hospital Guangzhou di China, dalam mendeteksi adanya sel kanker di dalam otak kita membutuhkan bantuan alat-alat medis. Agar Anda tahu kapan seharusnya anda memutuskan untuk memeriksakan kondisi otak anda, sebelumnya Anda perlu mengenali gejala-gejala penyakit kanker otak ini. Berikut gejala yang sering dialami oleh penderita kanker otak:

Sponsors Link

  • Cepat lelah – Kondisi cepat lelah ini dikarenakan karena suplai oksigen ke otak kurang sehingga penderita merasa cepat lelah padahal tidak banyak melakukan aktivitas. Kita tahu bahwa otak memerlukan 80% asupan oksigen untuk bisa berfungsi dengan baik. Oksigen tersebut di bawa melalui darah. Karena adanya sel kanker ini membuat peredaran darah di dalam otak menjadi terganggu. Bahkan parahnya, penderita bisa saja pingsan di tengah sedang beraktivitas karena merasakan kelelahan yang hebat sehingga hilang kesadarannya.
  • Mual hingga muntah – Karena mudah sakit kepala di bagian kepala yang tidak biasa seperti di bagian belakang telinga, atau di bagian kepala belakang. Sakit kepala itulah yang menyebabkan timbulnya rasa mual di dalam perut. Bahkan jika sakit kepalanya terasa sangat berat mampu membuat mual tidak terkontrol hingga penderita muntah.
  • Sakit kepala disertai mimisan – Jika penderita kanker otak ini sudah memasuki stadium 3, maka sakit kepala yang dirasakan akan sangat sering sekali. Sakit kepala itu lama-lama jika semakin parah akan diiringi dengan mimisan. Darah akan tidak terasa keluar dari hidung penderita saat kepalanya terasa sakit.
  • Keseimbangan tubuh menurun – Penderita kanker otak cepat atau lambat akan mengalami kesulitan gerak pada kaki dan tangannya. Kordinasi otak untuk memberikan komando kepada gerakan organ penggerak kita tidak berjalan dengan baik. Bahkan Otak kita akan mengalami penurunan keseimbangan. Kita tahu bahwa otak bagian kanan kita mengatur alat penggerak sebelah kiri, sedangkan otak bagian kiri akan mengatur alat penggerak sebelah kanan. Jika keseimbangan otak penurun maka akan berdampak pada keseimbangan tubuh kita pula. Bahkan saat berjalan saja penderita akan mengalami kesulitan dan mudah terjatuh.
  • Gangguan pada indra penglihatan dan pendengaran – Sudah menjadi konsekuensi jika organ otak yang menjadi komando segala indra tubuh kita rusak maka fungsi alat indra kita pun akan mengalami kerusakan. Penderita kanker otak akan mengalami kesulitan saat melihat objek, dan satu objek terlihat seperti menjadi dua objek. Begitupun dengan pendengaran akan semakin melemah dan dampaknya daya tangkap saat komunikasi semakin menurun.
  • Berhentinya haid pada wanita – Khusus untuk wanita, jika Anda mengalami siklus haid yang tidak wajar atau bahkan berhenti, maka Anda perlu mewaspadainya. Karena itu bisa merupakan salah satu gejala adanya sel kanker di dalam otak Anda atau bahkan adanya sel kanker di organ lainnya.
  • Daya konsentrasi menurun – Pertumbuhan sel kanker pada otak akan membuat penderitanya mengalami penurunan daya konsentrasinya. Hal ini terlihat ketika penderita menjalani aktivitasnya. Saat mendengarkan akan sulit menangkap komunikan berbicara, saat mengerjakan tugas akan sulit untuk di kerjakan, dan tidak focus saat beraktivitas lain.

Ketika telah merasakan gejala kanker otak tersebut, apakah yang harus anda lakukan ? ya. Diagnosis kanker otak dengan metode dan teknologi kedokteran sangat penting untuk mengetahuinya.

Memang salah satu gejala saja yang dirasakan belum cukup mengindikasikan adanya sel kanker dalam otak Anda. namun jika hampir semua gejala-gejala tersebut anda rasakan maka sebaiknya Anda segera mungkin memeriksakannya ke rumah sakit dan mendeteksi sel kanker dengan bantuan alat medis. Karena tanpa alat medis, sel kanker akan sulit di deteksi keberadaannya. Berikut ini tindakan medis yang bisa digunakan untuk mendeteksi sel-sel kanker di dalam otak Anda.

1. Pemeriksaan di bagian fundus.

Fundus merupakan bagian di bawah kelopak mata. Penderita kanker otak akan Nampak adanya papilloma atau bintilan di bagian dalam mata. Bintilan tersebut terbentuk akibat meningkatnya tekanan intracranial.

2. Pemeriksaan X-ray di bagian kepala

Cara lainnya yang dapat mendeteksi adanya sel kanker otak adanlah dengan melakukan pemeriksaan sinar X-ray. Dengan sinar X-ray pula dapat mendeteksi apakah ada kerusakan pada tulang tengkorak, seperti pergeseseran tulang pineal atau perluasan permukaan sel tengkorak. Dengan bantuan sinar X-ray dapat mendeteksi posisi inti dari sel kanker ini. Namun hasil negative ketika sudah melakukan penyinaran X-ray bukan berarti sel kanker pasti tidak ada. Anda masih butuh pemeriksaan medis lebih lanjut.

Sponsors Link

3. Pemeriksaan EEG

Dengan bantuan alat pemeriksaan EEG (Electro Encephalo Graphy) untuk mendeteksi amplitude pada bagian sel kanker, dan frekuensinya. Pemeriksaan dilakukan pada bagian tengah otak, meningioma hingga bagian infratentorialnya.

4. Pemeriksaan CT Scan Otak

diagnosis kanker otakPemeriksaan ini menggunakan sinar-X. Dengan pemeriksaan ini akan memberikan penampakan secara 3 dimensi pada otak. Pemeriksaan dengan CT Scan ini memiliki tingkat ketepatan hingga 90%. Banyak pakar yang menyarankan untuk melakukan metode penyinaran CT Scan ini untuk mendeteksi kanker otak.

5. Pemeriksaan MRI

Pemeriksaan ini bisa dilakukan untuk mengganti pemeriksaan CT Scan. Dengan pemeriksaan MRI dapat mendeteksi adanya sel kanker berikut titik lokasi di dalam otaknya. Bahkan ukurannya pun bisa di ketahui dengan jelas.

6. Pemeriksaan Biopsi

Metode ini dilakukan untuk mengambil sejumlah kecil jaringan dari tubuh penderita. Selanjutnya jaringan kecil tersebut akan di bawa pada pemeriksaan mikroskopik. Dengan melakukan pemeriksaan biopsy dimungkinkan akan di ketahui jenis, gradin sel, dan sub tipe dari kanker otak.

Setelah diagnosis kanker otak anda selesai dilakukan dan hasilnya telah keluar, makan setiap dokter atau rumah sakit akan menganjurkan melakukan tindakan pengobatan kanker otak dengan melakukan treatment dan pemeriksaan secara rutin.

Info Lengkap : Kanker Otak

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

,
Post Date: Saturday 21st, February 2015 / 15:12 Oleh :
Kategori : Kanker Otak