Sponsors Link

10 Gejala Kanker Nasofaring pada Anak

ads

Mungkin masih banyak yang belum mengenal istilah nasofaring. Nasofaring merupakan bagian dari sistem pernapasan, yang berasal dari kata naso, yaitu hidung, dan faring, yaitu tenggorokan. Artinya, bagian nasofaring adalah bagian belakang hidung hingga ke bagian atas tenggorokan.

Tidak banyak orang yang familiar dengan kanker nasofaring. Kanker nasofaring ini memang tidak sepopuler kanker payudara, kanker serviks, atau bahkan kanker otak yang sering kita dengar. Namun, ternyata kanker nasofaring masuk ke dalam peringkat keenam kanker yang paling banyak diderita oleh pria di Singapura.  (Baca Juga: Tanda Kanker Pita Suara , Penyebab Kanker Tenggorokan)

Kanker nasofaring termasuk ke dalam golongan tumor ganas yang berada di antara hidung dan tenggorokan atau di bagian belakang hidung. Kanker nasofaring berasal dari perkembangan sel epitel neofaring yang terletak di rongga hidung bagian belakang dan di belakang langit-langit rongga mulut. Karena letaknya yang berdekatan dengan indera lainnya, kanker nasofaring jika tidak segera ditangani akan mudah menyebar ke bagian mata, telinga, leher hingga ke otak. Letak nasofaring yang cenderung sulit secara anatomi, membuat kanker nasofaring juga akan lebih sulit untuk dideteksi keberadaannya. (Baca Juga: Tanda tanda Kanker Paru paru ,  Tanda Awal Kanker Mulut)

Penyebab

Kanker nasofaring paling banyak dialami oleh orang-orang dalam ras mongoloid, yaitu para penduduk Cina bagian selatan, Hongkong, Thailand, Malaysia, dan juga Indonesia. Sangat jarang kita menemui kanker nasofaring dialami oleh ras kulit putih, seperti Eropa atau Amerika. (Baca Juga: Penyebab Kanker Hati Pada Bayi ,  Gejala Kanker Hati)

Hingga saat ini, penyebab kanker nasofaring masih sulit dipastikan. Namun, sebagian besar peneliti yakin bahwa kanker nasofaring termasuk jenis kanker yang bisa diturunkan secara genetik. Artinya, jika orang tua menderita kanker nasofaring, maka anak-anaknya juga akan mudah terkena kanker nasofaring juga.

Kanker nasofaring yang sangat mudah menyebar ke bagian lain seperti mata, telinga dan sekitarnya ini, membuat siapa pun yang memiliki resiko tinggi menderita kanker nasofaring harus rajin memeriksakan diri ke dokter. Hal ini dikaarenakan, jika penderita terlambat mendeteksi kanker nasofaring, maka kanker ini akan cepat menyebar ke bagian di sekitarnya, seperti mata, hidung, mulut, dan tenggorokan.

Baca juga:

sponsored links

Oleh karena itu, sebaiknya Anda mengenali beberapa faktor yang bisa menyebabkan kanker nasofaring berikut ini:

  1. Makanan tidak sehat

Anak-anak seringkali menyukai makanan seperi ayam goreng, kentang goreng, dan makanan-makanan lain yang termasuk ke dalam golongan junk food. Tidak hanya itu, kebanyakan anak-anak juga suka mengkonsumsi makanan yang mengandung bahan pengawet, seperti makanan ringan, makanan olahan, termasuk juga makanan yang diasinkan atau diasap. Padahal, makanan yang diawetkan seperti ini dipercaya bisa memicu terjadinya kanker nasofaring pada anak.

Baca juga:

  1. Makanan yang merangsang lendir

Anak yang sering mengkonsumsi makanan panas, pedas, asam dan sejenisnya juga bisa meningkatkan resiko anak terkena kanker nasofaring. Hal ini dikarenakan makanan seperti itu akan meningkatkan produksi lendir di bagian hidung yang jika terjadi terus menerus bisa mengakibatkan kanker nasofaring pada anak. (Baca juga: Makanan yang Dapat Menyebabkan Kanker , Jenis Makanan Pemicu Kanker Serviks)

  1. Asap rokok

Sering menghirup asap rokok juga akan membuat sistem pernapasan anak terganggu dan lama kelamaan membuat anak menderita kanker nasofaring. Tidak hanya asap rokok, aroma minyak tanah, asap kayu bakar, sisa gas obat nyamuk dan lainnya juga bisa menjadi polusi udara di rumah Anda yang akan meningkatkan resiko terjadinya kanker nasofaring. Hal ini akan semakin parah jika rumah Anda tidak memiliki sirkulasi udara yang baik sehingga pergantian udara di rumah menjadi terganggu. (Baca juga: Pengaruh Rokok Terhadap Kanker Serviks , Gejala Kanker Pankreas)

  1. Genetik

Jika Anda atau pasangan Anda ada yang mengidap kanker nasofaring, maka bisa jadi anak Anda memiliki tingkat resiko yang tinggi untuk menderita kanker nasofaring juga. Tidak hanya Anda dan pasangan, bisa juga anggota keluarga yang lain, seperti paman, bibi, maupun kakek nenek Anda juga bisa menurunkan resiko kanker nasofaring kepada anak Anda. Oleh karena itu, jika Anda menemukan ada sanak saudara yang menderita kanker nasofaring, Anda harus lebih perhatian kepada kesehatan anak Anda, karena dia rentan mengalami hal yang serupa. (Baca Juga: Manfaat Lemon Untuk Kanker  , Gejala Kanker Kelenjar Getah Bening Di Leher )

Gejala

Dengan Anda mengetahui penyebab kanker nasofaring pada anak di atas, maka Anda sebaiknya lebih waspada jika anak Anda sering berinteraksi dengan faktor-faktor penyebab di atas. Terlebih lagi, jika Anda dan keluarga memiliki riwayat kanker nasofaring. Coba perhatikan, apakah anak Anda menunjukkan beberapa gejala kanker nasofaring pada anak berikut ini:

  1. Kesulitan bernapas

Kanker nasofaring akan membentuk benjolan di bagian belakang hidung atau tenggorokan tempat lewatnya udara pernapasan. Keberadaan kanker di saluran napas ini tentu saja akan mengganggu jalannya pernapasan yang normal. Oleh karena itu, anak yang menderita kanker nasofaring akan merasakan kesulitan bernapas.(Baca juga: Gejala Kanker Nasofaring , Ciri-ciri Kanker Tenggorokan)

  1. Sering pilek

Gejala kanker nasofaring pada anak selanjutnya adalah anak merasa hidungnya sering tersumbat. Hidung tersumbat itu tidak diawali oleh flu atau sakit pilek biasa, melainkan karena ada benjolan yang mengganggu saluran pernapasan di hidung anak. Hidung tersumbat yang berulang-ulang ini kemudian akan diikuti oleh pilek, sehingga orang tua terkadang berpikir bahwa hidung tersumbat yang anak alami diakibatkan sakit pilek biasa. (Baca Juga: Kanker Payudara Stadium 4 , Ciri ciri Awal Penderita Kanker Otak)

Anda memang tidak perlu khawatir jika pilek yang dialami anak Anda terjadi dalam waktu beberapa hari kemudian sembuh. Yang perlu Anda waspadai adalah jika anak menderita pilek hingga satu bulan penuh dan tidak kunjung sembuh bahkan setelah diberi obat pilek.

  1. Suara anak sengau

Jika biasanya suara anak Anda terdengar biasa saja, lalu tiba-tiba suara anak menjadi sengau atau serak, bisa jadi anak Anda menderita kanker nasofaring. Memang, suara serak atau sengau juga bisa disebabkan anak terserang flu, namun Anda harus waspada jika suara sengau atau serak itu terjadi dalam waktu yang lama tanpa terlihat sebab apapun.(Baca juga: Gejala Kanker Pita Suara , Gejala Kanker Tonsil)

  1. Sering mimisan

Anak yang menderita kanker nasofaring akan sering mengalami mimisan. Mimisan yang terjadi tidak selalu berupa pendarahan yang hebat dan keluar terus menerus. Bisa jadi, mimisan tersebut hanya berupa terbawanya garis-garis halus darah bersama ingus yang keluar dari hidung anak. Memang, jika hal ini hanya terjadi sesekali Anda tidak perlu terlalu heboh dan panik. Namun, jika mimisan ini terjadi terlalu sering, Anda sebaiknya segera membawa anak Anda ke dokter anak. (Baca juga: Gejala Awal Kanker Darah Pada Anak , Tanda-tanda Leukemia)

  1. Infeksi telinga yang sering

Gejala inilah yang paling sering ditunjukkan oleh anak-anak yang menderita kanker nasofaring. Infeksi telinga umumnya terjadi karena anak sering mengorek telinga dengan jari yang kotor, atau Anda membersihkan telinga anak dengan cara yang kurang benar. Namun, infeksi telinga perlu diwaspadai jika terjadi berulang kali, apalagi dengan jarak terjadinya yang singkat. Bisa jadi, infeksi telinga yang dialami anak Anda disebabkan oleh menyebarnya kanker nasofaring ke area telinga anak Anda. (Baca Juga: Manfaat Buah Nanas Untuk KankerManfaat Daun Kelor Untuk Kanker)

  1. Anak kesulitan mendengar

Seperti yang  telah dibahas sebelumnya, kanker nasofaring akan sangat mudah menyebar ke indera lain di sekitarnya. Maka, anak yang menderita kanker nasofaring juga akan mengalami gangguan pada indera pendengaran. Hal ini dikarenakan, keberadaan kanker di telinga atau sekitarnya membuat pendengaran anak seperti mendengung dan penuh. Hal ini membuat anak merasa kesulitan mendengar saat Anda mengajaknya berbicara. (Baca Juga: Gejala Kanker Batang Otak , Gejala Kanker Paru-paru)

Sponsors Link

  1. Pembengkakan di area mata

Jika pada mulanya anak Anda memiliki mata yang normal kemudian tiba-tiba mata anak menjadi menonjol keluar, bisa jadi anak Anda mengalami kanker nasofaring. Jika hal ini terjadi, bisa berarti kanker nasofaring pada anak Anda sudah menyebar hingga ke mata.

Penyebaran kanker nasofaring ke area mata ini akan membuat kelopak mata anak menjadi sulit dibuka. Anak juga akan merasa sakit dan nyeri di area sekitar mata.

Baca juga:

  1. Sulit menelan

Kanker nasofaring juga bisa menyebar ke daerah mulut dan mengenai saraf di sekitar mulut. Jika hal ini terjadi, maka anak akan merasakan nyeri dan kesulitan saat menelan makanan. Akibatnya anak akan menjadi susah makan dan tubuhnya pun akan semakin kurus. (Baca juga: Ciri Ciri Kanker Tenggorokan)

  1. Batuk kronis

Anak yang menderita kanker nasofaring akan mengalami kesulitan bernapas dan hal ini bisa memicu terjadinya batuk kronis pada anak. Tidak hanya itu, kanker nasofaring yang menyebar ke tenggorokan juga bisa memicu batuk kronis pada anak. Oleh karena itu, jika anak Anda menderita batuk berkepanjangan dan tidak kunjung sembuh cobalah untuk mengkonsultasikannya dengan dokter anak. (Baca juga: Gejala Kanker Paru-paru dan Cara Pencegahannya)

  1. Benjolan di leher

Jika Anda melihat ada benjolan di leher anak Anda, cobalah untuk merabanya dan menanyakan pada anak apakah terasa sakit atau tidak. Salah satu gejala kanker nasofaring pada anak adalah terjadinya pembesaran kelenjar di leher yang membentuk benjolan. Benjolan ini akan terasa keras jika diraba, namun biasanya tidak terasa sakit atau nyeri. (Baca Juga: Ciri Benjolan Kanker Payudara Tanda Awal Kanker Gusi)

Benjolan yang terjadi di leher tidak selalu ada di kedua sisi leher. Benjolan bisa saja berasa di salah satu sisi leher saja. terkadang, orang tua menyepelekan benjolan leher ini, terlebih jika anak mengatakan benjolan itu tidak terasa sakit. Padahal, jika dibiarkan bisa jadi benjolan itu merupakan pertanda penyakit yang lebih serius dan membahayakan keselamatan anak Anda.

Tetap waspada, ya!

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , ,
Post Date: Sunday 11th, December 2016 / 13:45 Oleh :
Kategori : Kanker Nasofaring