Sponsors Link
     Sponsors Link

5 Penyebab Kanker Mata Pada Anak Balita

ads

Kanker mata adalah salah satu jenis kanker yang menyerang indera penglihatan manusia yaitu mata. Salah satu jenis kanker mata yaitu retinablastoma, sesuai namanya itulah kanker mata menyerang pada retina mata. Secara umum kanker mata dapat menyerang siapa saja dari segala macam tingkat usia, namun demikian akhir-akhir ini malah semakin banyak ditemukan kasus kanker mata pada balita. Kanker mata tidak hanya dapat menghilangkan kemampuan penderitanya untuk melihat namun juga dapat menyebabkan kematian. Mengapa demikian? Penyebaran kanker mata sangat cepat. Tidak hanya menyerang sistem saraf penglihatan saja, namun juga dapat menjalar hingga ke otak. Oleh karena itulah mengapa kanker mata juga dapat menyebabkan kematian. Tingkat penderita kanker mata di seluruh dunia mengalami peningkatan setiap tahunnya. Data dari American Cancer Society menyebutkan saat ini sudah ada 200 orang yang diindikasi terkena kanker mata, dan 45%-nya diderita oleh balita. Untuk mengenal lebih jauh mengenai kanker mata, mari kita kenali terlebih dahulu penyebab kanker mata pada balita Penyebab kanker mata pada balita Ada 5 penyebab kanker mata pada balita, yaitu:

  1. Faktor genetik

Kanker mata pada balita pada umumnya disebabkan oleh faktor genetik. Ada baiknya jika Anda mulai mengenali penyakit apa saja yang pernah dialami oleh keturanan keluarga Anda dan sifatnya menurun. Tujuannya adalah bukan untuk saling mengucilkan satu sama lain, namun lebih memunculkan tindakan antisipasi.

  1. Radiasi sinar UV A dan UV B dari sinar matahari

Selain melalui faktor keturunan, kanker mata juga dapat disebabkan oleh paparan sinar UV, baik itu UV A maupun UV B. Biasanya, kebanyakan orangtua akan menjemur bayinya di pagi hari. Jika Anda termasuk salah satu yang melakukan itu, lakukan secara tepat. Jangan sampai bagian mata anak Anda terkena paparan langsung sinar matahari. Lakukan waktu penjemuran ketika matahari baru saja muncul, dan jangan terlalu siang. Selain itu Anda juga harus melidungi tubuh Anda dari paparan sinar matahari secara langsung, karena selain dapat mengakibatkan kanker mata juga dapat menyebabkan kanker kulit.

  1. Paparan sinar radiasi barang elektronik

Tidak menutup kemungkinan barang elektronik seperti smartphone, komputer yang Anda miliki memancarkan sinar radiasi kepada balita Anda. Radiasi ini dapat menyebabkan mutasi sel pada area yang terpapar. Oleh karena itu jauhkan barang elektronik Anda dari balita, terutama pada saat Anak tidur.

  1. Virus HIV

Virus HIV sudah jelas menurunkan imunitas, sehingga serangan radikal bebas pada bagian tertentu dapat menyerang area mata hingga menyebabkan munculnya kanker mata. Bagi balita yang sudah terkena HIV, ada baiknya untuk selalu mengkonsumsi obat-obatan secara rutin agar imunitas tubuh dapat terjaga.

Sponsors Link

  1. Sel kanker bagian tubuh lain yang sudah menyebar hingga menyerang mata

Sebagai dampak pennyebaran sel kanker dari bagian tubuh yang lain, tidak menutup kemungkinan mata menjadi sasaran sel kanker sehingga mau tidak mau, tubuh Anda juga terserang kanker mata. Gejala kanker mata pada balita Sebelum seorang balita terkena kanker mata, tentu akan menunjukkan gejala-gejala tertentu. Deteksi dini lebih baik dilakukan daripada mengobati. Adapun beberapa gejala kanker mata secara umum pada balita adalah sebagai berikut:

  1. Munculnya bintik hitam pada mata, tepatnya pada bagian iris

Iris merupakan bagian mata yang memiliki warna. Ada orang yang memiliki iris berwarna biru, coklat, hijau, dan sebagainya.

  1. Berkurangnya kemampuan untuk melihat

Jika Anda merasa penglihatan mulai kabur dan seperti ada bayangan, mungkin Anda harus melakukan pemeriksaan awal apakah Anda mengalami gejala kanker mata ataukah penyakit mata lainnya.

  1. Mata berwarna kemerahan

Mata berwarna kemerahan dikarenakan perkembangan sel kanker sudah mempengaruhi pembuluh darah kecil yang ada di area bola mata, sehingga menyebabkan sel pembuluh darah menjadi rusak.

  1. Juling secara tiba-tiba

Jika sebelumnya Anda memiliki mata yang normal, Anda dapat menggerakkan bola mata secara bersama-sama ke kanan, kiri, atas, dan bawah.Anda patut mewaspadai jika Anda mulai kesulitas mengendalikan gerakan bola mata. Dan pandangan Anda tiba-tiba menjadi terbagi. Segera konsultasikan pada dokter, karena kemungkinan terbesar adalah sel kanker sudah menyerah sistem saraf mata.

  1. Kelopak mata terdapat benjolan

Area tempat bertumbuhnya sel kanker dapat dipastikan akan mengalami perubahan bentuk. Hal ini dikarenakan terjadinya perubahan sel-sel penyusun area tersebut. Maka tidak menutup kemunkinan penderita kanker mata akan diikuti dengan gejala penyakit lainnya seperti tumor.

Sponsors Link

  1. Pupil mata yang biasanya berwarna hitam menjadi berwarna putih.

Pupil merupakan bagian mata yang berfungsi untuk mengatur cahaya yang masuk pada mata. Pupil merupakan lubang, berwarna hitam, dan dapat membesar dan mengecil. Anda dapat mewaspadai jika di area pupil terlihat ada bercak putih. Segera lakukan pemeriksaan secara intensif.

  1. Jika sel kanker sudah mulai menyebar, maka tidak menutup kemungkinan iris mata bagian kanan dengan kiri memiliki perbedaan warna.

Iris mata seperti terlihat hanya sebagai pemberi warna pada mata. Namun perlu Anda ketahui, iris merupakan diafragma yang mengatur berapa banyak jumlah cahaya yang dapat masuk ke mata. Di dalam iris terdapat kumpulan sistem saraf dan pembuluh darah, sehingga jika iris sudah mulai terpengaruh sel kanker akan mengalami perubahan warna. Pencegahan kanker mata pada balita Mencegah lebih baik mengobati. Meskipun kanker mata memiliki faktor genetik, namun Anda masih dapat melakukan usaha pencegahan.

  1. Melakukan pemeriksaan mata secara rutin
  2. Menjauhkan balita dari radiasi tinggi. Seperti jangan meletakkan smartphone atau laptop dan barang elektronik lainnya yang mampu memancarkan radiasi.
  3. Mengenali gejala kanker mata, agar segera dapat memperoleh penanganan yang tepat.
  4. Memperbanyak konsumsi makanan sehari-hari pencegah kanker
  5. Melindungi mata balita Anda dari paparan sinar matahari secara langsung. Hal ini dikarenakan kandungan UV A dan UV B nya dapat mempengaruhi sel-sel yang ada pada mata sehingga dapat memicu kanker.

Pada dasarnya bagian mata yang dapat terkena kanker tidak hanya retina saja. Namun tidak menutup kemungkinan sel kanker diawali tumbuh di bola mata, jaringan otot atau kulit yang ada di area mata, dan organ tubuh bagian lain yang sel kankernya sudah menyebab ke bagian mata. Sebagai contoh adalah kanker payudara yang sudah memasuki stadium lanjut, dan diketahui penyebaran sel kankernya sudah meluas ke bagian tubuh yang lainnya termasuk mata. Selain itu, tidak menutup kemungkinan juga kanker mata muncul sebagai infeksi dari penyakit lain yang dideritanya. Salah satunya pada orang yang telah terkena HIV. Daya tahan tubuhnya yang mulai menurun menyebabkan sistem imun kurang bisa menangkal radikal bebas penyebab kanker. Sehingga tubuh dapat dengan mudah terkena radikal bebas, dan tidak menutup kemungkinan sel-sel tubuh mulai mengalami perubahan, salah satunya menjadi sel kanker. Baca juga artikel:

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , ,
Post Date: Thursday 21st, April 2016 / 22:04 Oleh :
Kategori : Kanker Mata