Sponsors Link

3 Cara Pengobatan Kanker Lidah – Gejala , Penyebab dan Perawatan

ads

Lidah merupakan salah satu indera manusia yang berfungsi untuk mengecap makanan. Dengan adanya lidah, kita bisa merasakan rasa makanan, apakah itu asin, manis, pahit dan asam. Selain itu, lidah juga bermanfaat untuk membantu proses menelan makanan. Dengan fungsi lidah tersebut tentu saja aktivitas makan kita akan terganggu jika ada masalah di lidah.

Masalah yang sering dialami oleh lidah adalah sariawan. Jika terkena sariawan, lidah akan terasa sakit dan mengganggu kita saat akan mengunyah, bahkan menelan makanan. Namun, ada masalah yang lebih berbahaya untuk menyerang lidah, yaitu kanker lidah. (Baca Juga: Tanda Awal Kanker Gusi , Penyebab Kanker Nasofaring)

Kanker lidah adalah jenis kanker yang tumbuh di sel-sel lidah. Umumnya sel kanker akan akan tumbuh dan berkembang di sel-sel skuamosa yang berada pada permukaan lidah. Jenis kanker seperti ini disebut karsinoma sel skuamosa

Sel-sel lidah yang awalnya tumbuh dan membelah diri secara teratur, menjadi tidak terkendai. Akibatnya, sel-sel terus membelah diri dan akan terbentuk massa jaringan yang tidak normal, disebut sebagai tumor lidah. Tumor lidah ini awalnya tidak menyebar. Namun, lama kelamaan tumor ini menjadi ganas dan menyebar, bahkan bisa menyerang jaringan di sekitarnya. Inilah yang disebut dengan kanker lidah. (Baca Juga: Penyebab Kanker Pita Suara , Gejala Kanker Pita Suara)

Kanker lidah merupakan salah satu jenis kanker mulut, seperti kanker pada bibir, pada gusi, atau langit-langit mulut. Lidah sendiri terdiri dari dua bagian, yaitu bagian depan dan bagian pangkal. Lidah bagian depan terletak di dalam mulut, sedangkan pangkal lidah berada di tenggorokan. Kanker lidah yang tumbuh di lidah bagian depan dapat dikategorikan ke dalam kategori kanker mulut. Sementara itu, kanker yang berkembang di pangkal lidah termasuk ke dalam kanker orofaring.

Baca juga:

Gejala Kanker Lidah

Karena termasuk ke dalam kategori kanker mulut, gejala kanker lidah akan sedikit mirip dengan gejala kanker mulut lainnya. Gejala yang paling sering muncul adalah seringnya luka pada lidah, seperti sariawan yang berkepanjangan. Bahkan, sariawan yang diderita tidak kunjung sembuh setelah diobati. (Baca juga: Gejala Awal Kanker Lidah)

Selain sariawan berkepanjangan, gejala kanker lidah lainnya adalah rasa nyeri di lidah. Rasa nyeri di rahang, rasa tebal pada lidah, serta perubahan warna di lidah juga bisa menjadi gejala kanker lidah. Untuk lebih lengkapnya, berikut ini beberapa gejala yang mengindikasikan adanya kanker di lidah:

  • Sakit tenggorokan yang terus menerus, bisa jadi karena kanker tumbuh di pangkal lidah atau sudah menyebar di tenggorokan
  • Rasa sakit saat menelan, berkaitan dengan sel kanker yang tumbuh menghalangi jalannya makanan ke tenggorokan
  • Perubahan warna di lidah, seperti bercak merah atau putih
  • Sariawan yang tidak kunjung sembuh, bahkan setelah diobati
  • Daya pengecapan berkurang atau bahkan hilang
  • Mulut terasa kebas
  • Lidah mudah berdarah tanpa sebab
  • Rasa sakit di telinga atau rahang
  • Lidah terasa kaku dan sulit digerakkan

Gejala-gejala di atas bisa jadi bukan disebabkan oleh keberadaan kanker lidah. Namun, jika Anda merupakan perokok berat atau sering mengonsumsi minuman keras, sebaiknya Anda mewaspadai hal ini. Terlebih jika gejala-gejala tersebut berlangsung dalam waktu yang cukup lama.

Baca juga:

sponsored links

Penyebab Kanker Lidah

Penyebab kanker lidah belum bisa diketahui secara pasti. Meski begitu, ada faktor-faktor tertentu yang bisa meningkatkan resiko seseorang untuk terserang kanker ini. Berikut ini beberapa faktor yang bisa memicu pertumbuhan sel kanker di lidah:

  • Rokok dan minuman keras

Rokok sudah dikenal secara umum bisa menyebabkan kanker. Tidak hanya kanker paru-paru, kebiasaan merokok juga bisa menyebabkan kanker lidah. Oleh sebab itu, sebisa mungkin kita menghindari asap rokok dan kebiasaan merokok itu sendiri.Baca juga: (Cara Melakukan Pencegahan Kanker Paru-paruPenyebab Kanker Paru-paru)

Asap rokok yang masuk ke dalam mulut bisa menyebabkan lidah mengalami kekeringan. Hal ini bisa mempermudah lidah terluka. Terlebih lagi, zat-zat beracun di rokok bisa membuat bakteri mulut tumbuh lebih cepat dan menginfeksi luka tersebut. Hal inilah yang jika dibiarkan bisa memicu terjadinya kanker lidah. (Baca juga: Penyebab Kanker Lidah , Penyebab Kanker Mulut)

Perokok aktif, jika dibarengi dengan kebiasaan meminum alkohol, akan lebih rentan mengalami kanker lidah. Minuman beralkohol atau minuman keras bisa meningkatkan tingkat penyerapan zat karsinogenik pada tubuh. Inilah yang menyebabkan perokok yang disertai kebiasaan meminum minuma keras akan beresiko lebih tinggi mengidap kanker lidah.

  • Human papillomavirus (HPV)

Walaupun jarang terjadi, virus HPV juga bisa menyebabkan pertumbuhan sel kanker di lidah, atau mulut secara umum. Penularan virus HPV ini dapat terjadi melalui kontak langsung dengan seseorang yang telah terinfeksi virus HPV. Anda bisa tertular virus HPV melalui kontak seksual berupa hubungan intim, seks anal atau seks oral. (Baca juga: Penyebab Kanker AnalKanker Serviks pada Wanita)

  • Faktor lainnya

Ada faktor lainnya yang mungkin bisa memicu tumbuhnya sel kanker di lidah. Faktor lainnya bisa seperti riwayat keluarga atau tingkat kebersihan gigi dan mulut. Riwayat kesehatan keluarga mungkin memang tidak bisa dicegah. Namun, hal ini bisa Anda jadikan sebagai ‘alarm’ awal supaya Anda menjalani gaya hidup yang lebih sehat untuk menurunkan resiko kanker terjadi. (Baca juga: Cara Mencegah Kanker Lidah)

Selain itu, sebaiknya Anda menjaga kebersihan mulut Anda dan rutin memeriksakan kesehatan gigi dan mulut ke dokter. Dengan begitu, Anda akan lebih waspada jika ada sedikit gejala yang timbul.

Cara Pengobatan Kanker Lidah

Jika gejala kanker di atas Anda rasakan, terlebih dalam jangka waktu yang cukup lama, ada baiknya untuk Anda berkonsultasi pada dokter. Dokter akan melakukan diagnosa untuk memastikan penyebab masalah mulut yang Anda alami. Dokter akan memeriksa Anda secara fisik, hingga melakukan biopsi terhadap jaringan yang dicurigai sebagai kanker. (Baca Juga: Manfaat Daun Dewa Obat Kanker)

Kanker pada lidah bagian depan akan lebih mudah terdeteksi dibandingkan kanker pada pangkal lidah. Kanker di lidah bagian depan lebih mudah terdeteksi sehingga penanganan sejak dini bisa dilakukan dan meningkatkan kemungkinan untuk sembuh. Sedangkan kanker di pangkal lidah akan lebih sulit terdeteksi. Hal ini membuat pasien mungkin baru ditangani saat sudah memasuki stadium lanjut dan telah menyebar ke jaringan lainnya. (Baca Juga: Manfaat Daun Kelor Untuk Pengobatan Kanker)

Setelah pasien telah positif divonis menderita kanker lidah, maka ada beberapa pengobatan yang bisa dilakukan. Pengobatan untuk kanker lidah akan disesuaikan dengan stadium, ukuran, serta letak kanker di lidah. Berikut ini beberapa cara pengobatan kanker lidah:

1. Operasi

Prosedur operasi untuk kanker lidah akan cocok dilakukan jika pasien masih mengalami kanker lidah stadium awal. Dengan operasi, jaringan sel kanker dapat diangkat. Prosedur operasi ini bisa dikombinasikan dengan metode radioterapi maupun kemoterapi untuk meningkatkan kemungkinan sembuh total. (Baca Juga: Tanda Kanker Rahim Stadium Awal , Gejala Awal Kanker Usus)

Jika ukuran kanker lidah yang dialami pasien sudah cukup besar, maka akan dilakukan operasi pengangkatan lidah, disebut sebagai glosektomi. Setelah operasi glosektomi dokter akan melakukan rekonstruksi lidah untuk menggantikan bagian lidah yang diangkat. Efek samping dari prosedur glosektomi ini adalah gangguan bicara serta kesulitan menelan makanan pada pasien.

Tindakan bedah ini hanya akan dapat dilakukan jika ukuran kanker tidak lebih dari 2 cm. Selain itu, operasi pengangkatan juga tidak dapat dilakukan jika kanker berada di pangkal lidah. Bagi pasien kanker lidah yang telah menyebar hingga ke kelenjar getah bening di leher, maka akan dilakukan pengangkatan juga pada kelenjar getah bening tersebut. Hal ini bertujuan untuk mencegak sel-sel kanker tumbuh kembali.

Baca juga:

2. Radioterapi

Prosedur radioterapi akan dipilih untuk dilakukan jika kanker lidah telah mencapai bagian pangkal lidah. Pada tahap ini, mungkin juga kanker lidah telah menyebar ke tenggorokan dan lebih sulit untuk ditangani. Terapi ini akan memanfaatkan gelombang radiasi untuk membunuh sel kanker  dan menyusutkan ukuran tumor.

Baca juga:

Sponsors Link

3. Kemoterapi

Kemoterapi pada penderita kanker lidah akan memanfaatkan obat untuk kanker lidah, biasanya juga dengan dikombinasikan dengan terapi radiasi. Prosedur ini dilakukan untuk menghancurkan sel-sel kanker di seluruh tubuh. Hal ini sangat dianjurkan, terlebih jika kanker telah menyebar ke organ tubuh lain. Dokter dapat mengkombinasikan beberapa jenis obat kanker lidah, menyesuaikan dengan siklus pertumbuhan sel kanker. Hal ini berguna untuk mengurangi kemungkinan resistensi terhadap obat yang diberikan.

Baca juga:

Perawatan Pasca Operasi Kanker Lidah

Pasien kanker lidah memerlukan perawatan khusus setelah menjalani operasi kanker lidah. Hal ini dikarenakan, prosedur operasi akan mempengaruhi kemampuan lidah untuk menelan, bergerak, atau bahkan berbicara. Untuk itu, pasien kanker lidah memerlukan rehabilitasi pasca operasi sebagai berikut:

  • Terapi gerakan lidah, untuk membantu pasien kembali menyesuaikan gerakan mengunyah dan menelan
  • Terapi bicara, untuk membantu pasien kembali mempelajari pengucapan kata dengan gerakan lidah yang benar
  • Pemantauan area mulut, juga memantau area tenggorokan dan sekitarnya, untuk mewaspadai jika ada tanda-tanda sel kanker kembali tumbuh atau menyebar.

(Baca Juga: Tahapan Operasi Kanker Otak , Operasi Kanker Serviks)

Alangkah baiknya jika kita mulai melakukan tindakan pencegahan dari penyakit kanker. Dengan melakukan tindakan pencegahan, diharapkan kita akan terhindar dari kanker. Dengan begitu, kita bisa mempertahankan kualitas hidup kita saat ini. Stay healthy, ya!

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , ,
Post Date: Monday 02nd, January 2017 / 10:39 Oleh :
Kategori : Kanker Lidah