Sponsors Link

Kanker Kulit Melanoma – Penyebab, Diagnosa, Pengobatan dan Pencegahan

ads

Kanker kulit merupakan salah satu penyakit yang banyak dialami oleh orang. Gejala yang ditumbulkan pun kadang tidak bisa diindasikan sebagai ciri kanker kulit secara langsung karena biasanya berupa hal yang memang biasa terjadi pada kulit seperti misalnya tumbuhnya jerawat atau bintik hitam. Bahaya kanker kulit ini mengintai siapapun bukan hanya orang yang berkulit putih saja namun orang yang berkulit hitam pun bisa jadi memiliki kanker kulit. Gejala umum yang muncul pada penderita kanker kulit adalah munculnya tompel atau sebuah benjolan yang terlihat dari luar.

Apa itu Kanker Kulit Melanoma ?

Salah satu jenis kanker kulit yang cukup sering dialami oleh banyak orang adalah kanker melanoma. Kanker melanoma merupakan jenis kanker yang menyerang bagian kulit dan jaringan di dalamnya sehingga sangat membahayakan. Tanda umum yang bisa dilihat dari adanya penyakit kanker melanoma ini adalah adanya tahi lalat yang tumbuh atau tiba-tiba ada tahi lalat baru di bagian tubuh tertentu. Ada beberapa bagian tubuh tertentu yang seringkali terkena tanda dari kanker melanoma ini, diantaranya adalah bagian wajah, tangan, kaki dan punggung.

Kanker ini biasanya pertama kali bisa memunculkan diri sebagai tahi lalat. Namun tahi lalatnya mengalami perkembangan serta menimbulkan rasa gatal sehingga, kerap kali digaruk bisa sampai berdarah. Jadi, jika anda tiba-tiba memiliki tahi lalat yang tumbuh,  sebaiknya segera lakukan diagnosa dengan dokter siapa tahu itu adalah kanker kulit melanoma yang berbahaya bagi anda.

Perkembangan Penderita Kanker Kulit Melanoma di Indonesia

Menurut data yang ada penyakit kanker kulit melanoma termasuk dalam daftar kanker yang paling banyak diderita oleh orang di dunia urutan ke 19. Perkembangannya cukup pesat dengan tambahan 200.000 kasus baru dalam tiap tahunnya. Penderita kanker melanoma tertinggi saat ini adalah negara Australia dan new Zealand sedangkan untuk kawasan asia justru memiliki angka yang terendah.

Di Indonesia sendiri menurut pencatatan yang dilakukan oleh organisasi kesehatan dunia WHO setidaknya terdapat 3300 kasus baru tiap tahunnya. Penyakit kanker kulit melanoma di Indonesia termasuk jarang terjadi karena berbagai faktor salah satunya adalah kawasannya yang berada di iklim tropis dan warna kulit yang coklat kehitaman. Meskipun demikian kanker kulit melanoma akan sangat berbahaya jika tidak mendapatkan penanganan langsung dari dokter.

Sponsors Link

Penyebab

Penyebab kanker kulit melanoma dapat muncul karena beberapa kondisi, diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Tubuh memiliki banyak tahi lalat atau bintik hitam di kulit
  2. Warna kulit putih pucat sehingga mudah terbakat oleh sinar UV matahari
  3. Memiliki keluarga yang pernah mengalami penyakit kanker melanoma sebelumnya
  4. Warna rambut merah atau pirang

Penyebab adanya kanker melanoma sendiri sampai saat ini belum bisa ditemukan dengan pasti namun, banyak ahli percaya bahwa tumbuhnya sel kanker yang tidak normal di dalam kulit karena adanya pengaruh dari sinar UV, baik yang dihasilkan langsung dari matahari maupun sinar UV buatan. Oleh karena itu, orang kulit putih lebih rawan terkena jenis kanker ini karena di dalam kulit orang yang berkulit putih tidak memiliki pigmen yang bisa melindungi diri dari sinar UV. Tidak seperti apa yang orang kulit coklat dan hitam miliki di dalam kulit mereka.

Diagnosa

Jika anda mengalami beberapa gejala kanker kulit yang telah dijelaskan di atas sebelumnya seperti ada tahi lalat yang tumbuh semakin besar serta menimbulkan rasa gatal sebaiknya anda segera memeriksakan diri ke dokter. Mungkin anda akan ditangani oleh dokter ahli kulit atau bedah plastik. Selain itu anda mungkin akan mendapatkan beberapa tes diagnosis untuk mencari tahu apakah anda memiliki kanker kulit melanoma atau tidak.

Prosedur pemeriksaan yang akan dilakukan biasanya adalah biopsy. Biopsi kanker dilakukan dengan cara melakukan pembedahan kepada tahi lalat yang mengalami pertumbuhan dan diambil sebagian sebagai sampel. Sampel tahi lalat tersebut kemudian dilakukan penelitian apakah sudah ada sel kanker tidak normal di dalamnya atau tidak. Kemudian untuk mencari tahu apakah sel kanker ini sudah menyebar maka akan dilakukan prosedur pemeriksaan sentil nodus biopsy.

Sponsors Link

Pengobatan

Pengobatan kanker kulit melanoma ini sebenarnya akan tergantung dengan sudah seberapa parah kanker itu sendiri di dalam tubuh. Jika diagnosa kanker kulit melanoma dilakukan sejak dini maka pengobatan pun akan semakin mudah dan sebaliknya. Satu-satunya pengobatan yang dilakukan adalah dengan melakukan operasi pada bagian kulit yang sudah terkena kanker walaupun operasi itu juga akan disesuaikan dengan kondisi kesehatan anda sendiri. Untuk selanjutnya supaya bisa mencegah kanker kulit melanoma tidak datang kembali bisa dilakukan pemeriksaan lanjutan secara rutin.

Namun jika kanker kulit melanoma yang diderita sudah cukup parah maka jalur operasi saja tidak cukup melainkan bisa menambahkan obat-obatan dan prosedur pengobatan kemoterapi kanker. Proses kerja kemoterapi adalah dengan mematikan sel-sel kanker supaya tidak dapat tumbuh lagi namun, kemoterapi juga memiliki bahaya karena sangat mungkin sel yang sehat di sekitar sel kanker akan mati juga dan ini bisa menimbulkan berbagai jenis penyakit lainnya seperti stroke. Oleh karena itu, pengobatan ini hanya dilakukan jika memang benar sel kanker di dalam kulit anda sudah sangat parah. (Baca juga : efek samping kemoterapi kanker)

Terlebih lagi jika memang kanker melanoma sudah berkembag pesat dan luas maka akan ada kemungkinan sel kanker tersebut muncul kembali karena masih ada sel kanker yang belum dimatikan. Biasanya setelah anda melakukan prosedur pengobatan tertentu anda akan diajari berbagai cara untuk mendeteksi apakah kanker benar masih ada atau sudah hilang. Jika anda merasa gejala sel kanker muncul kembali maka sebaiknya segera temui dokter.

Pencegahan

Cara mencegah kanker kulit yang paling ampuh dan paling mungkin dilakukan adalah dengan sesering mungkin menghindari paparan sinar ultraviolet matahari. Anda bisa menggunakan tabir surya suoaya kulit anda tetap terlindung. Sinar UV matahari yang berbahaya ini biasanya ketika siang bolong pada jam 12 siang dan seterusnya dimana sinar matahari juga bisa membakar kulit anda. Selain itu anda juga bisa memeriksa tahi lalat di tubuh anda serta perhatikan bagaimana keadaannya apakah terjadi perubahan atau tidak. pemeriksaan dini ini sebaiknya dilakukan secara teratur.

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, ,
Post Date: Wednesday 13th, January 2016 / 08:55 Oleh :
Kategori : Kanker Kulit