Sponsors Link

12 Penyebab Kanker Kandung Kemih dan Bahayanya

Sponsors Link

Kandung kemih adalah sebuah organ tubuh yang fungsinya adalah sebagai penampung urine sebelum dikeluarkan dari tubuh melalui proses buang air kecil. Kanker kandung kemih merupakan sebuah kondisi di mana sel kanker tumbuh dan berkembang pada bagian kandung kemih ini. Tumor yang muncul akan berada pada dinding kandung kemih dan sifatnya pun tergolong ganas.

Sponsors Link

Tak hanya di bagian dinding kandung kemih, sel kanker pun dapat timbul pada bagian otot yang berada pada sekitar kandung kemih. Beberapa gejala pun dapat dialami oleh seseorang yang mengalami kanker kandung kemih, seperti berikut ini:

  • Rasanya sering ingin buang air kecil, dan hal ini bakal terasa secara tiba-tiba.
  • Buang air kecil makin sering namun urin yang keluar tidak banyak dan justru sedikit-sedikit.
  • Punggung terasa sakit dan nyeri.
  • Saat buang air kecil terasa perih dan terbakar.
  • Penderita mengalami infeksi saluran kemih cukup sering.
  • Kaki mulai membengkak ketika kondisi telah berada pada stadium lanjut.
  • Anemia atau kekurangan darah yang terjadi ketika sel kanker mulai menyebar.
  • Tulang terasa sakit.
  • Penurunan berat badan secara tiba-tiba dan drastis meski tidak melakukan diet.
  • Terasa sakit pada bagian panggul.
  • Terasa sakit di area dubur.

Penyebab kanker kandung kemih secara pasti memang belumlah jelas hingga saat ini, tapi selalu ada faktor-faktor yang melatarbelakangi munculnya jenis kanker ini. Gaya hidup yang kurang sehat pun dapat menjadi faktor yang menyebabkan kanker di bagian kandung kemih. Di bawah inilah sejumlah hal yang menaikkan risiko terserang kanker kandung kemih:

1. Faktor Usia

Percaya atau tidak, potensi seseorang terkena kanker akan jauh lebih besar ketika seseorang tersebut semakin tua. Kebanyakan pada kasus kanker umum, para orang lansialah yang kebanyakan menderita kanker yang kemungkinan besar juga disebabkan oleh gaya hidup tak sehat selama masih muda dulu. Faktor umur juga rupanya berlaku juga dalam meningkatkan risiko kanker kandung kemih, maka memang perlu untuk sering check up ke dokter bila usia telah memasuki 40-60 tahun.

(Baca juga: gejala kanker umum)

ads

2. Jenis Kelamin

Jenis kelamin pun menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko kanker tertentu, dan pada kanker kandung kemih ini, prialah yang lebih rentan daripada wanita. Sama halnya seperti kanker lidah dan kanker mulut di mana meski pria dan wanita berkemungkinan mengidapnya, hanya saja peluang pria justru lebih besar.

Bahkan risiko seorang laki-laki untuk mengidap jenis kanker ini malah diketahui lebih tinggi sebanyak 2 hingga 3 kali bila membandingkannya dengan para wanita. Masalah pola hidup tentunya juga berpengaruh besar, dan rata-rata seperti yang kita tahu para pria lebih memiliki kebiasaan-kebiasaan tak sehat. Walau tak semua pria demikian, namun merokok dan mengonsumsi alkohol kebanyakan dilakukan pria.

3. Faktor Genetik

Seperti sejumlah jenis kanker lainnya, faktor genetik memainkan peran penting juga dalam meningkatkan potensi seseorang mengidap kanker tertentu. Kanker kandung kemih pun adalah jenis kanker yang juga dapat muncul dan dialami seseorang apabila terjadi mutasi gen. Jadi, ketika salah seorang anggota keluarga ada yang memang menderita penyakit jenis kanker ini, ini menjadikan seseorang akan dengan mudah mengidap penyakit yang sama. Mutasi gen tersebutlah yang menjadikan risiko terkena kanker kandung kemih menjadi lebih besar.

(Baca juga: daftar makanan sehari-hari pencegah kanker)

4. Kebiasaan Merokok

Bicara soal faktor penyebab, kanker kandung kemih pun dapat dipicu oleh kebiasaan merokok. Tak hanya kanker paru-paru saja yang menjadi bahaya dari kebiasaan buruk satu ini. Menurut penelitian yang sudah ada, cukup banyak juga penderita kanker kandung kemih yang rupanya merupakan seorang perokok aktif. Tentu saja dapat disimpulkan bahwa merokok mampu mengakibatkan kanker kandung kemih.

Para penderita kanker kandung kemih sendirilah yang mengatakan kepada pihak medis bahwa mereka adalah perokok ketika melakukan pemeriksaan. Bahkan yang sudah memutuskan untuk berhenti selama 10 tahun pun diketahui masih memiliki potensi besar untuk terserang kanker ini. Oleh karena itu, tetap katakan kepada pihak medis kalau memang Anda pernah ada riwayat merokok walaupun sekarang sudah berhenti total dari kebiasaan tersebut.

5. Ras

Faktor satu ini pun juga turut berperan cukup banyak dalam meningkatkan risiko kanker kandung kemih terhadap seseorang. Bangsa ras kulit putih adalah yang paling tinggi tingkat kerentanannya dalam menderita jenis kanker satu ini, contohnya bangsa Eropa dan Amerika. Sementara untuk ras Asia, justru malah terbilang cukup langka dan risiko tak begitu besar.

(Baca juga: makanan penyebab kanker)

6. Riwayat Pengobatan Kanker

Seseorang yang sudah pernah menjalani pengobatan kanker akan memiliki potensi lebih besar dalam mengidap penyakit kanker kandung kemih. Maka sebaiknya ketika gejala kanker kandung kemih mulai dirasakan dan Anda memutuskan untuk memeriksakannya, beritahukan ke pihak medis akan riwayat pengobatan kanker tersebut bila memang ada.

7. Konsumsi Obat Diabetes

Konsultasikan pula dengan dokter jika Anda menderita gejala kanker kandung kemih dan sedang mengonsumsi obat kencing manis tertentu. Ada sejumlah jenis obat diabetes yang justru malah meningkatkan potensi terkena kanker kandung kemih. Maka cobalah untuk mendiskusikan hal ini dengan dokter supaya jelas apa yang harus dilakukan nanti demi menangani gejala kanker dan juga penyakit diabetes itu sendiri.

(Baca juga: pengobatan kanker prostat)

8. Inflamasi Kandung Kemih Kronis

Adanya kondisi peradangan yang terjadi pada kandung kemih dan sudah pada tahap kronis juga mampu memperbesar risiko kanker kandung kemih. Maka memang penting untuk segera memeriksakan diri ketika terjadi ketidaknyamanan dan ketidakberesan pada kandung kemih. Riwayat peradanagan kronis perlu ditangani secara tuntas sebelum berkembang menjadi kanker.

9. Iritasi oleh Parasit

Kanker kandung kemih pun dapat berisiko terjadi pada seseorang yang mengalami iritasi oleh parasit di bagian organ tersebut. Perkembangbiakan dari parasit yang dibiarkan pada organ kandung kemih bakal menyebabkan sel abnormal tumbuh di area tersebut. Bahkan diketahui pula bahwa batu ginjal yang ada pada kandung kemih pun mampu menaikkan risiko terserang kanker kandung kemih.

(Baca juga: manfaat antioksidan untuk kanker)

10. Arsenik

Seseorang yang mengonsumsi air dan air ini telah terkontaminasi dengan arsen dapat berakibat buruk bagi kesehatannya. Kanker kandung kemih adalah salah satu akibat dari tubuh yang kemasukan arsen. Pada umumnya, orang keracunan juga dapat dipicu oleh arsen, ini karena arsen adalah sebuah jenis tembaga yang dapat membuat air teracuni dengan mudah.

Air dengan kandungan arsenik bakal dengan mudah merusak kinerja ginjal karena arsenik ini tak dapat diuraikan dengan gampang. Selain ginjal, kandung kemih pun menjadi organ yang terkena imbas buruk dari arsenik sehingga menjadi lebih berat. Bila meminum air dengan kandungan arsenik secara berulang kali, maka sudah pasti ini menjadi awal kanker kandung kemih.

11. Bahan Kimia

Kanker selalu bisa berawal dari bahan kimia dan tak terkecuali kanker kandung kemih. Bahan kimia selalu bisa dijumpai pada makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari, terutama pada produk minuman serta makanan kemasan. Makanan dengan pewarna buatan, boraks, pemanis buatan, pengawet, formalin, pewarna tekstil, serta masih banyak lagi bahan-bahan kimia lainnya yang berbahaya mampu meningkatkan potensi kanker kandung kemih.

Sponsors Link

Zaman sekarang ada banyak penjual makanan dan minuman yang tidak bertanggung jawab dalam penggunaan bahan kimia pada makanan yang mereka produksi dan jual. Oleh karena itu, pembeli selalu perlu menjadi bijak dan berhati-hati dalam membeli produk makanan atau minuman apapun. Pilihlah makanan sehat dan bernutrisi di mana ini sudah jelas baik bagi kesehatan tubuh.

(Baca juga: manfaat akupuntur untuk kanker)

12. Lingkungan Pekerjaan

Tak dapat dipungkiri bahwa lingkungan pekerjaan pun menjadi faktor cukup besar dalam memicu kanker kandung kemih. Bagi orang-orang yang pekerjaan sehari-harinya berurusan dengan bahan atau zat berbahaya pasti akan terpapar secara sering. Inilah yang kemudian meningkatkan kerentanan untuk terserang kanker kandung kemih, khususnya oleh zat yang mengandung sifat kanker.

Paparan zat berbahaya dapat menumpuk di dalam tubuh dan akhirnya sel-sel abnormal pun tumbuh karena terstimulasi oleh zat tersebut. Sel yang dianggap abnormal ini kemudian memicu pembentukan tumor dan inilah yang kemudian berkembang menjadi kanker ganas apabila tak secepatnya ditangani. Pekerjaan di bidang industri pertambangan, kayu, karet, serta kulit harus lebih ekstra waspada dan secara rutin memeriksakan diri ke dokter agar mencegah kanker.

(Baca juga: jenis kanker paling mematikan di dunia)

Bahaya Kanker Kandung Kemih

Setelah pengobatan kanker kandung kemih secara alami dan medis, ada juga kemungkinan munculnya beberapa bahaya atau komplikasi kesehatan. Berikut ini adalah beberapa komplikasi yang patut diwaspadai dan dihindari:

  • Depresi – Ketidakstabilan pada emosi penderita kanker adalah hal yang cukup wajar, namun bila dibiarkan juga tidak akan baik. Saat didiagnosa, depresi muncul, ketika kanker telah diangkat penderita menjadi senang. Tapi penderita pun dapat kembali merasa depresi ketika efek dari pengobatan dialami. Apabila menyadari adanya perubahan emosi, segera hubungi dokter untuk mengonsultasikannya.
  • Penyempitan Vagina – Salah satu pengobatan medis mampu memicu kondisi vagina yang semakin dangkal dan menyempit. Metode pengobatan dengan pengangkatan kandung kemih serta terapi radiasilah yang mampu mengakibatkan hal ini.
  • Disfungsi Ereksi – Kandung kemih yang diangkat sebagai solusi penyembuhan rupanya justru menjadi pemicu kondisi lainnya. Penderita pun akhirnya mengalami kesulitan dalam mempertahankan ereksi.
  • Diversi Urin – Pengangkatan kandung kemih adalah metode pengobatan pengalihan saluran urin. Dengan metode pengobatan seperti ini, justru akan membuat penderita tidak dapat menerima rangsangan untuk melakukan proses berkemih yang biasanya diterima dari neobladder. Itulah alasan mengapa diperlukan latihan otot perut dan panggul hanya untuk supaya urin bisa terdorong keluar saat berkemih.

(Baca juga: daftar tanaman obat kanker)

Setelah mengetahui penyebab kanker kandung kemih, hendaknya Anda dapat lebih waspada di manapun berada. Mengecek kesehatan secara rajin adalah jalan terbaik dalam mencegah kanker apapun, termasuk kanker kandung kemih ini.

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

,
Post Date: Thursday 04th, August 2016 / 18:00 Oleh :