Sponsors Link

12 Gejala Kanker Kandung Kemih – Diagnosa dan Stadium

ads

Kanker kandung kemih merupakan sebuah keadaan di mana kandung kemih terkena tumor yang berkembang menjadi kanker. Kanker ini juga dikenal dengan istilah kanker vesika urinaria atau tanda adanya perkembangan abnormal akan sel kanker di bagian kandung kemih. Penyakit ini pada umumnya cenderung terjadi pada seseorang yang sudah tua.

Kebanyakan kasus dari kanker kandung kemih ini malah cenderung dialami oleh para pria, namun bukan berarti bahwa kanker ini juga bisa menyerang wanita dan juga orang yang usianya masih muda. Lebih dalam lagi, lebih baik ketahui juga 3 jenis kanker kandung kemih yang juga kita perlu ketahui.

  • Karsinoma urothelial atau karsinoma sel transisional, yakni kanker yang asalnya adalah dari sel transisional dan inilah jenis kanker kandung kemih paling umum.
  • Sel gepeng atau karsinoma sel skuamosa, yakni kanker yang asalnya adalah dari lapisan atas kandung kemih.
  • Adenokarsinoma, yakni kanker yang asalnya adalah dari kandung kemih lapisan dalam yang diakibatkan oleh adanya peradangan kronis.

Untuk dapat mewaspadainya dan mencegah sebelum beranjak terlalu serius dan parah, gejala kanker kandung kemih perlu kita simak. Karena agak sedikit mirip dengan gejala kanker anal, kita memang perlu menyimak satu per satu. Bila ada yang janggal, abnormal, atau bahkan terlalu sakit, memeriksakannya ke dokter sejak awal gejala muncul akan sangat menolong.

(Baca juga: kanker serviks pada wanita)

1. Buang Air Kecil Disertai Darah

Gejala paling umum dan utama yang tersering dijumpai pada penderita kanker kandung kemih adalah keluarnya darah ketika buang air kecil. Urin berdarah ini memang dapat menjadi tanda dari adanya penyakit lain. Maka bila sudah terlalu sering terjadi di mana darah keluar bersama urin, hal ini patut dicurigai dan diperiksakan ke dokter.

2. Sering Buang Air Kecil yang Selalu Mendadak

Bila seseorang akan sering buang air kecil kalau dia minum terlalu banyak, saat merasa gugup atau tegang, maupun ketika berada di suatu tempat bersuhu dingin. Bila di luar hal-hal tersebut Anda merasa sering ingin buang air kecil, apalagi selalu mendadak, ini dapat menjadi tanda kanker. Seringnya buang air kecil dan ditambah urin yang keluar bercampur darah dapat menjadi hal yang perlu didiagnosa segera.

(Baca juga: kanker kelenjar getah bening di leher)

sponsored links

3. Frekuensi Buang Air Kecil Terlalu Sering tapi Sedikit

Perubahan dari kebiasaan buang air kecil lainnya yang bisa dirasakan dan perlu diwaspadai adalah frekuensinya yang semakin sering. Selain semakin sering buang air kecil, juga rasa ingin buang air kecil mendadak, dan keluarnya urin berdarah, jumlah urin yang setiap kali dikeluarkan cuma sedikit. Bila hal ini dialami terlalu sering, mulailah khawatir dan rencanakan untuk pergi ke dokter untuk memeriksakannya segera.

4. Terasa Perih Sewaktu Buang Air Kecil

Mengalami rasa perih setiap kali buang air kecil bukan hal yang baik dan bukanlah hal yang harus diabaikan. Bila mulai terjadi setiap hari, ada bagusnya untuk bertemu dengan dokter untuk mengonsultasikan gejala satu ini. Istilah lainnya yang biasanya kita kenal akan gejala ini adalah sensasi terbakar.

(Baca juga: makanan penyebab kanker yang dimakan setiap hari)

5. Nyeri Punggung

Mirip seperti gejala kanker ginjal, nyeri punggung saja memang tidaklah bisa kita simpulkan sebagai sebuah kondisi yang menandakan adanya kanker kandung kemih. Nyeri punggung dapat terjadi ketika kita beraktivitas terlalu padat dan kita terlalu banyak atau tidak bergerak di area punggung. Ketika nyeri di bagian punggung terjadi secara tiba-tiba tanpa adanya alasan tertentu, menempuh metode diagnosa akan sangat penting untuk dilakukan.

6. Saluran Kemih Sering Terinfeksi

Hal tak wajar lainnya yang memang patut menjadi hal yang diwaspadai adalah ketika seringnya infeksi menyerang saluran kemih. Saluran kemih yang terlalu sering terkena infeksi bukanlah kabar baik karena ini dapat menjadi salah satu gejala timbulnya kanker. Kalau disertai juga dengan pengalaman gejala lainnya yang sudah disebutkan, Anda memang perlu untuk memperoleh diagnosa secara tepatnya.

(Baca juga: manfaat cuka apel untuk kanker)

7. Kaki Membengkak

Pada stadium yang sudah lanjut, gejala pun berkembang semakin serius dan kelihatan lebih parah. Salah satu gejalanya adalah pembengkakan yang terjadi di bagian kaki. Hal ini mengartikan bahwa telah terjadi penyebaran sel kanker dan ini bisa saja menyerang kaki. Bengkak pada kaki kerap dianggap sebagai gejala penyakit jantung. Tapi kalau pembengkakan di kaki ini diawali dengan gejala-gejala lainnya pada stadium awal tadi, tentu ini semakin memperjelas adanya ketidakberesan pada kesehatan kandung kemih Anda.

8. Nyeri Panggul

Selain timbulnya rasa sakit di bagian punggung, bagian panggul juga akan terasa sangat sakit. Rasa sakit ini akan dirasakan oleh penderita gejala kanker kandung kemih pada stadium lanjut. Ini disebabkan oleh sel kanker yang telah telanjur menyebar sehingga rasa sakitnya bisa sampai ke panggul.

(Baca juga: ciri-ciri kanker serviks)

9. Sakit pada Area Dubur

Tak hanya bagian punggung dan panggul saja, tapi rasa sakit juga akan dialami di area dubur. Mungkin sepintas kita akan lebih mengira bahwa terjadinya rasa sakit di bagian daerah dubur merupakan tanda dari kanker anal. Untuk itulah, supaya jelas kita sebaiknya periksa ke dokter sehingga jelas apa yang tengah dialami oleh tubuh kita.

10. Kekurangan Darah

Kurangnya darah dalam tubuh atau anemia merupakan gejala dari adanya kanker kandung kemih. Memang anemia sendiri dapat menjadi penyakit tunggal dengan gejala pusing-pusing dan tubuh yang lemas. Namun, anemia yang disertai dengan berbagai gejala tak wajar seperti perubahan-perubahan kebiasaan buang air kecil di atas wajib untuk diatasi secepatnya.

(Baca juga: ciri-ciri kanker rahim)

11. Penurunan Berat Badan

Pada stadium lanjut akan kanker kandung kemih, ada juga gejala turunnya berat badan tanpa adanya sebab yang jelas. Bila Anda tak sedang melakukan diet atau dalam keadaan sakit sehingga tak berselera makan, turunnya berat badan ini kiranya ada hubungan erat juga dengan masalah kandung kemih.

12. Tulang Terasa Sakit

Kejanggalan lainnya yang berpotensi menjadi gejala dari kanker kandung kemih adalah rasa sakit pada tulang yang juga tanpa alasan. Terjadi secara tiba-tiba atau menjadi kelanjutan dari gejala-gejala buang air kecil yang disebutkan sebelumnya, Anda wajib memeriksakannya segera. Kanker tulang juga dapat menjadi kemungkinannya, tapi kalau gejala lain di atas pun turut dialami, ini tentu bukan kanker tulang.

(Baca juga: makanan pencegah kanker serviks)

Sponsors Link

Metode Diagnosa dan Stadium Kanker Kandung Kemih

Supaya dokter dapat menjelaskan secara detil apa yang tengah terjadi pada tubuh Anda dari gejala-gejala tersebut, berbagai metode diagnosa perlu ditempuh pasien. Dengan metode diagnosa yang disarankan untuk dilakukan jugalah Anda akan tahu pada stadium berapa kondisi kanker tersebut. Berikut adalah proses pemeriksaan yang amat dianjurkan.

  1. Pemeriksaan Sitoskopi. Pada proses pemeriksaan ini, dokter akan menggunakan kamera kecil dengan memasangnya di selang halus yang ada lampunya. Setelah itu, alat inilah yang bakal dimanfaatkan untuk memeriksa bagian kandung kemih.
  2. Tes Imaging/Pencitraan. Pemeriksaan ini adalah metode pemeriksaan dengan pengambilan gambar oleh dokter secara detil kandung kemih melalui urogram intravena, CT scan, atau MRI scan.
  3. Biopsi Kanker. Pada prosedur diagnosa ini, pengambilan sampel jaringan akan dilakukan oleh dokter yang kemudian bakal diuji.
  4. Sitologi Urin. Dokter akan mengambil sampel urin dari pasien. Karena dengan pengambilan sampel urin ini, bakal terdeteksi ada tidaknya kandungan sel kanker di dalam tubuh pasien.

Ketika sudah terbukti bahwa pasien menderita kanker kandung kemih, maka penderita akan dianjurkan untuk menempuh diagnosa lanjutan. Dengan pemeriksaan tersebut, tingkat dari keparahan kanker akan dapat diketahui. Stadium-stadium kanker kandung kemih yang perlu kita tahu adalah:

  • Stadium 1 – Pada tahap ini, kanker belum menyebar dan baru ada pada dinding dalam kandung kemih.
  • Stadium 2 – Pada tahap ini, kanker sifatnya masih lokal dan menyerang bagian kandung kemih saja, tapi kondisinya sudah menembus lapisan dinding kandung kemih secara menyeluruh.
  • Stadium 3 – Pada tahap ini, penyebaran kanker sudah terjadi lewat dinding kandung kemih ke jaringan yang ada di sekelilingnya.
  • Stadium 4 – Pada tahap ini, jelas kanker telah menyebar dan merajalela hingga kelenjar getah bening. Bahkan organ-organ dalam vital kita lainnya sudah terkena, seperti bagian paru-paru, hati, sampai tulang.

(Baca juga: penyebab kanker ginjal)

Itulah sejumlah gejala kanker kandung kemih, berikut juga metode diagnosa dan stadium kanker kandung kemih yang kita semua perlu tahu. Bila sudah merasakan ada yang ganjil, seperti gejala-gejala yang disebutkan di atas, silakan langsung periksakan diri.

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

,
Post Date: Tuesday 12th, July 2016 / 15:05 Oleh :

Parse error: syntax error, unexpected end of file in /home/faktakankerco/public_html/wp-content/themes/kanker/footer.php on line 64