Sponsors Link
     Sponsors Link

Penyebab Kanker Hati Pada Bayi dan Cara Diagnosanya

ads

Kanker hati merupakan penyakit kanker yang berasal dari organ hati itu sendiri. Berdasarkan lokasi pertumbuhan dan penyebarannya, kanker hati dibedakan menjadi dua jenis, yaitu kanker hati primer dan kanker hati sekunder. Kanker hati primer merupakan kanker yang berawal dari organ hati tersebut dan jenis ini berakibat fatal karena dapat menyebar ke organ tubuh lainnya. Sedangkan, kanker hati sekunder merupakan kanker yang berawal dari organ tubuh lain di sekitarnya kemudian menyerang organ hati. (Baca juga: Gejala Kanker Hati)

Penyakit kanker hati menjadi salah satu penyebab kematian yang paling umum. Biasanya penyakit ini menyerang anak-anak dibawah usia 3 tahun dan orang dewasa. Bahkan kanker hati bisa menyerang bayi yang baru lahir. Hal ini sangat membahayakan proses pertumbuhan bayi tersebut dan bisa saja masa hidupnya tidak akan berlangsung lama. (Baca juga: Gejala Kanker Hati Pada Anak , Penyebab Kanker Getah Bening Pada Anak)

Penyebab dari penyakit kanker hati ini masih belum diketahui dengan pasti, terutama pada bayi dan anak – anak. Secara umum, kanker hati disebabkan karena kerusakan pada jaringan hati sehingga fungsi organ hati tidak dapat berjalan dengan semestinya. Berikut ini merupakan pemaparan mengenai penyebab dari kanker hati, khususnya pada bayi dan anak – anak. (Baca juga: Gejala Kanker Hati , Gejala Awal Penderita Kanker Hati )

  1. Adanya penyakit hati

Ada beberapa jenis penyakit hati yang dapat menimbulkan kanker hati. Penyakit hati ini bisa juga menyerang bayi yang baru lahir ataupun anak – anak yang berada dalam masa pertumbuhan. Beberapa penyakit hati yang menjadi penyebab kanker hati pada bayi , diantaranya adalah penyakit sirosis hati, penyakit hepatitis B, penyakit hepatitis C, penyakit pelemakan hati non alkoholik. (Bca juga: Ciri-Ciri Kanker Hati yang Sangat Mematikan).

  • Penyakit sirosis hati

Sirosis merupakan suatu kondisi dimana jaringan pada organ tubuh yang tadinya lunak menjadi keras. Dengan demikian, sirosis hati adalah pengerasan jaringan hati yang disebabkan oleh terbentuknya jaringan baru dari sel-sel yang terluka pada hati. Ketika penyakit ini mulai menyerang hati, maka fungsi utama dari organ hati tidak dapat berfungsi secara efektif. Akan tetapi, sirosis hati tidak selamanya dapat menyebabkan kanker hati. Jika sirosis hati ditangani dengan segera, maka penyakit tersebut tidak akan menimbulkan penyakit kanker hati. (Baca Juga: Gejala Umum Kanker Empedu)

  • Penyakit hepatitis B

Penyakit hepatitis B disebabkan karena adanya infeksi virus hepatitis B. Virus ini dapat menular melalui darah ataupun air liur yang terkontaminasi. Jika virus ini terus tumbuh dan berkembang, maka akan menyebabkan penyakit kanker hati. Orang tua haruslah melindungi anaknya agar terhindar dari virus hepatitis B. (Baca Juga: Penyebab Kanker Empedu)

sponsored links
  • Penyakit hepatitis C

Sama halnya seperti hepatitis B, penyakit hepatitis C disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui darah, air liur, dan cairan lainnya yang ada dalam tubuh. Akan tetapi, penyebaran virus hepatitis C biasanya disebabkan karena kontaminasi dari jarum suntik. Sebaiknya, orangtua lebih berhati-hati ketika melakukan pemeriksaan pada anak-anaknya. Pastikan setiap peralatan yang digunakan untuk pemeriksaan tersebut benar-benar steril. Karena hal tersebut bisa saja menyebarkan virus yang menyebabkan penyakit hepatitis kemudian menjadi penyakit kanker hati. (Baca Juga: Penyebab Kanker Pankreas)

  • Penyakit pelemakan hati nonalkohol

Penyakit ini timbul karena terjadi penumpukan lemak pada jaringan hati. Jika kadar penumpukan lemak pada hati ini semakin meningkat, maka akan menyebabkan peradangan pada hati, kemudian akan menyebar dan menimbulkan penyakit kanker hati. Penyakit pelemakan hati ini biasanya dialami oleh orang yang obesitas atau kelebihan berat badan. (Baca Juga: Penyebab Kanker Mulut)

  1. Orangtua bayi yang sering mengkonsumsi rokok dan alkohol secara berlebihan

Sudah sangat jelas jika minuman yang mengandung alkohol akan membahayakan organ-organ yang ada dalam tubuh dan menimbulkan berbagai macam penyakit. Hal ini disebabkan karena alkohol merusak sel-sel yang ada dalam jaringan organ tubuh. Kanker hati pada bayi bisa disebabkan karena orangtua dari bayi tersebut sering mengkonsumsi alkohol. (Baca Juga: Pengaruh Rokok Terhadap Kanker Serviks)

Sebaiknya, untuk menjaga kesehatan bayi atau anak-anak yang berada dalam masa pertumbuhan, hindari mengkonsumsi minuman beralkohol. Karena dampaknya sangat berbahaya bagi kesehatan orangtua bahkan anaknya, terutama pada saat ibu sedang mengandung sangat tidak dianjurkan mengkonsumsi alkohol. Begitu pula dengan orangtua dari bayi yang merupakan perokok, baik perokok aktif maupun perokok pasif. Sebaiknya, orangtua menghindari kebiasaan merokok, karena akan berdampak bahaya bagi bayi atau anak-anaknya. (Baca juga: Penyebab Kanker Hati yang Perlu Diwaspadai )

  1. Faktor keturunan

Faktor keturunan menjadi salah satu penyebab utama dari adanya suatu penyakit, khususnya penyakit kanker. Begitu pula dengan penyakit kanker hati dapat disebabkan karena adanya faktor keturunan atau genetik. Jika pada suatu keluarga terdapat anggota keluarga yang pernah mengidap penyakit kanker hati, maka ada kemungkinan jika keturunannya akan mengidap penyakit yang sama. Segera periksakan bayi atau anak – anak Anda jika memang di dalam keluarga Anda terdapat riwayat penyakit kanker hati. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan sejak dini dari suatu penyakit, khususnya penyakit kanker hati. (Baca Juga: Penyebab Kanker Otak dan Faktor Resikonya)

Diagnosa Kanker Hati Pada bayi

Untuk mengetahui ada atau tidaknya gejala kanker hati pada bayi, dapat dilakukan diagnosis atau pemeriksaan sejak dini. Diagnosis yang dapat dilakukan untuk mengetahui adanya kanker hati, yaitu sebagai berikut. (Baca juga: Manfaat Temulawak Untuk Kanker Hati )

  • MRI Scan

Magnetic Resonance Imaging (pencitraan resonansi magnetik) atau biasa disebut MRI Scan merupakan alat pemindai yang memanfaatkan medan magnet dan energi dari gelombang radio untuk menampilkan gambar dari struktur organ dalam tubuh. Dengan menggunakan metode ini, informasi mengenai struktur organ tubuh dapat ditemukan. Tubuh ditempatkan pada sebuah mesin dengan tenaga magnet yang cukup kuat. Output dari metode ini adalah berupa gambar – gambar atau foto digital yang disimpan di perangkat komputer untuk bisa dipelajari lebih lanjut. Gambar yang dihasilkan memiliki kualitas dengan resolusi tinggi, sehingga diagnosis dapat diketahui dengan jelas. Begitu pula untuk mengetahui adanya penyakit kanker hati, metode ini dapat dijadikan sebagai salah satu pilihan ketika melakukan pemeriksaan. (Baca Juga: Cara Diagnosis Kanker Otak)

  • CT Scan

Computer Tomography atau biasa disebut CT Scan merupakan metode yang paling sering digunakan untuk mendiagnosis suatu penyakit. Hal ini dikarenakan CT Scan dapat memberikan hasil diagnosis pasien dengan jelas. Sama seperti MRI Scan, CT Scan ini memiliki hasil dengan resolusi tinggi, sehingga memudahkan dokter untuk mempelajari hasil diagnosis tersebut. (Baca Juga: Gejala dan Ciri Ciri Kanker Otak)

  • USG

Ultrasonografi atau disebut dengan USG merupakan metode yang sangat berguna untuk mengetahui posisi tumor yang ada dalam hati. Secara umum, metode USG digunakan untuk mengetahui kelanjutan dari pemeriksaan suatu penyakit. Metode ini dapat mengetahui keberadaan tumor meskipun dalam ukuran yang kecil. (Baca Juga: Gejala Kanker Mata)

Sponsors Link

  • PET

Positron Emission Tomography atau PET adalah metode untuk memperlihatkan kondisi dari metabolisme tubuh dengan menggunakan radioisotop pemancar positron. Hasil yang didapatkan adalah pencitraan dari fungsi setiap organ yang ada dalam tubuh, termasuk organ hati. Metode ini berguna untuk mengetahui kondisi pada jaringan sel – sel dari setiap organ tubuh yang tidak dapat dilakukan oleh metode pemindai lainnya. Metode PET ini dapat digunakan untuk menganalisis hasil pengobatan kanker yang telah dilakukan dan mengetahui adanya sel kanker yang masih tersisa di dalam tubuh. (Baca Juga: Gejala Kanker Adrenal ,Penyebab Kanker Tiroid)

  • Celiac arteri

Metode ini biasa disebut juga dengan angiografi arteri liver yang merupakan suatu terapi melalui tindakan dan intervensi non – bedah invasif. Metode ini sangat efektif digunakan untuk mengetahui ukuran tumor yang ada dalam tubuh meskipun tumor tersebut masih kecil (Baca Juga: Jenis Pengobatan Kanker Hati)

  • Tes darah

Metode ini dilakukan untuk mengetahui atau mendeteksi adanya protein yang ada dalam darah. Selain itu, metode ini dapat menganalisa apakah darah tersebut terkontaminasi oleh virus penyebab hepatitis B atau C. Karena seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, penyakit hepatitis B atau C dapat menyebabkan penyakit kanker hati. (Baca Juga: 4 Stadium Kanker Hati)

Itulah pemaparan mengenai penyebab kanker hati pada bayi dan metode yang dapat dilakukan untuk mendiagnosis penyakit kanker hati tersebut. Penyebab dari setiap penyakit dapat diminimalisir dengan membiasakan pola hidup yang sehat. Semoga bermanfaat. (Baca juga: Cara Mencegah Kanker Hati ).

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , , ,
Post Date: Tuesday 18th, October 2016 / 01:48 Oleh :
Kategori : Kanker Hati