Sponsors Link

13 Penyebab Kanker Empedu – Tanda-tanda, Diagnosa dan Pengobatan

ads

Kita mungkin kerap mendengar tentang kondisi penyakit batu empedu, namun disamping itu ada juga penyakit kanker empedu. Justru kanker inilah yang menjadi pemicu paling sering akan saluran empedu yang tersumbat. Penyumbatan dapat disebabkan juga oleh adanya tumor jinak pada saluran empedu.

Kanker empedu memang merupakan penyakit yang cukup jarang, tapi ada peningkatan jumlah penderitanya. Penyakit ini termasuk ganas dan kanker empedu ini juga cenderung dialami oleh kaum wanita, selain dari kanker payudara dan juga kanker serviks. Risiko dari penyakit kanker ini adalah kematian, jika tidak ditangani secara tepat. Bahkan diketahui harapan hidup pada penderita kanker empedu maksimal hanya 5 tahun dengan persentase 3 persen saja.

Tentu saja serangan jenis kanker ini bukan tanpa penyebab. Ada sejumlah penyebab kanker empedu yang sangat berhubungan dengan gaya hidup kita. Walau penyebabnya sendiri belumlah begitu jelas, di bawah ini bisa dilihat faktor-faktor risiko yang dapat diketahui.

(Baca juga: ciri-ciri kanker payudara)

1. Obesitas

Kelebihan berat badan bukan hanya masalah yang akan memicu pada penyakit darah tinggi, penyakit jantung atau stroke saja. Ketika seseorang mengalami kegemukan, khususnya pada usianya yang masih mudah, peluang akan jauh lebih besar untuk mengidap kanker empedu. Itulah alasan mengapa sangat perlu menjaga berat badan tetap pada angka idealnya. Atau kendalikanlah supaya berat badan tidak sampai 30 persen lebih dari orang yang seumuran.

2. Mengonsumsi Alkohol

Kebiasaan meminum minuman keras atau minuman beralkohol tidak hanya bakal merusak sistem saraf kita. Konsumsi alkohol berlebihan dan dalam frekuensi terlalu sering juga berpengaruh besar terhadap kesehatan empedu kita. Ini adalah sebuah gaya hidup tak sehat yang pada dasarnya dapat mengganggu sistem kerja seluruh organ tubuh kita.

(Baca juga: gejala kanker kelenjar getah bening berdasarkan jenisnya)

3. Menderita Polip Kandung Empedu

Kanker empedu akan lebih besar potensinya untuk menyerang seseorang yang punya riwayat penyakit polip kandung empedu. Kanker empedu risikonya bisa meningkat menjadi 23 persen hanya bila pembesaran polip terjadi. Jika ukurannya mencapai 10 mm, peluang mengidap kanker empedu pun menjadi lebih besar.

sponsored links

4. Pengerasan Kandung Empedu

Seseorang dengan masalah pengerasan kandung empedu pun semakin berisiko terserang kanker. Hal ini lebih cenderung dialami oleh wanita yang usianya 65 tahun lebih kerentanannya akan klasifikasi dinding kandung empedu jauh lebih tinggi. Besarnya persentase peluang tumor empedu dapat terjadi adalah 20 persen yang semuanya berawal dari pengerasan tersebut.

(Baca juga: gejala kanker usus besar)

5. Menderita Batu Empedu

Tingkat kerentanan seseorang untuk terserang kanker empedu jauh lebih tinggi apabila sudah mengidap batu empedu lebih dulu. Besarnya potensi serangan kanker ini malah 38 kali lebih besar bila membandingkannya dengan mereka yang tidak punya sakit empedu. Maka jika sudah menderita batu empedu, penanganannya dipastikan tuntas dan sering-seringlah mengecek kondisi ke dokter.

6. Faktor Usia

Salah satu faktor risiko yang cukup besar adalah faktor usia. Kaum wanita yang usianya mencapai 60 tahun lebihlah yang lebih memiliki potensi mengidap penyakit ini. Radang yang terjadi di bagian kandung empedu jika tak segera ditangani akan menjadi kronis. Dari kondisi tersebutlah penyakit kanker dapat muncul.

(Baca juga: ciri benjolan kanker payudara)

7. Perubahan Hormon pada Wanita Hamil

Saat seorang wanita sedang hamil, ada perubahan hormon yang dialami. Perubahan hormon ini menjadikan para wanita hamil lebih mudah terserang penyakit. Hormon yang berubah-ubah dan tidak stabil juga berkaitan erat dengan ketidakstabilan daya tahan tubuh. Faktor ini pun turut menjadi faktor risiko timbulnya masalah kanker empedu.

8. Menopause dan Menstruasi Dini

Rupanya para wanita yang dulunya menstruasi pada usia yang terlampau masih muda alias haid pada usia dini akan cenderung mengalami kanker empedu lebih gampang. Bila menstruasi pertama sudah sangat awal, maka biasanya menopause pun juga lebih awal dari kebanyakan wanita lain. Kedua kondisi inilah yang justru meningkatkan risiko seorang wanita mengalami penyakit kanker empedu.

(Baca juga: ciri-ciri kanker tulang)

Penyebab Kanker Empedu Lainnya

Selain dari adanya penyebab atau faktor risiko umum di atas, kebiasaan atau pola hidup yang kurang sehat juga mampu menjadi pemicunya. Kanker empedu juga dapat diperbesar risikonya oleh kebiasaan-kebiasaan yang kebanyakan dari kita lakukan setiap hari.

  1. Kebiasaan merokok dengan jumlah banyak dan frekuensi terlalu sering.
  2. Mengonsumsi makanan yang tinggi lemak jahat dan kalori.
  3. Mengonsumsi makanan pedas.
  4. Mengonsumsi gorengan.
  5. Mengonsumsi makanan berpengawet.

(Baca juga: ciri-ciri kanker mulut)

Tanda-tanda Kanker Empedu

Setelah mengintip apa saja yang menjadi penyebab atau faktor risikonya, kita juga perlu mengetahui apa saja gejalanya. Gejala dari kanker empedu berawal juga dari terjadinya saluran empedu yang tersumbat. Di bawah ini adalah gejala-gejala utama yang kiranya bisa diwaspadai.

  • Penyakit kuning. Gangguan pada fungsi hati atau liver, berikut juga sistem bilier yang tersumbat dapat terjadi dan akhirnya terjadi perembesan empedu ke dalam darah. Hanya saja, memang penyakit kuning tidak selalu menandakan adanya kanker pada tubuh seseorang. Itulah mengapa perlu melihat juga gejala yang lainnya baru bisa disimpulkan.
  • Mual dan muntah. Gejala yang juga cukup umum terjadi pada penderita kanker empedu adalah rasa mual yang terjadi secara intens. Mual yang terus-menerus dan disertai muntah bisa jadi merupakan tanda adanya kanker empedu.
  • Perut kembung. Kembungnya perut terkadang dianggap sebagai gejala kondisi asam lambung yang naik, alias penyakit maag. Atau, bisa juga perut kembung dihubungkan dengan kondisi masuk angin. Tapi bila ketidaknyamanan berlanjut apalagi setiap setelah makan makanan berlemak dan makanan berat, ini berpotensi kanker empedu.
  • Nafsu makan berkurang. Dengan kondisi perut yang kembung, lalu mual dan diikuti dengan muntah-muntah, tak heran bila penderita kehilangan selera makan. Siapapun yang perutnya merasa tidak nyaman dan terus mengeluarkan cairan tentu tak akan memiliki keinginan untuk makan.
  • Sakit perut. Perut bakal merasakan sakit di mana perut bagian kananlah yang cenderung mengalaminya. Rasa sakitnya pun bahkan seperti ditusuk-tusuk. Kondisi seperti ini ditambah dengan gejala lainnya bila ada, sebaiknya langsung mendapatkan penanganan gawat darurat.
  • Feses berminyak dan berwarna lebih terang. Adanya lemak yang ikut keluar bersama kotoran atau feses dapat menyebabkan feses berwarna pucat. Seseorang yang diduga menderita penyakit kanker empedu saat buang air besar, fesesnya berkemungkinan berminyak, lebih besar, dan mengapung-apung.
  • Gatal-gatal. Banyak orang yang menderita kanker empedu rupanya dapat mengalami gatal-gatal. Rasa gatal tersebut muncul dari adanya bilirubin di kulit yang muncul secara berlebihan.

(Baca juga: gejala ciri-ciri gejala otak)

Sponsors Link

Metode Diagnosa dan Pengobatan

Setelah mengetahui penyebabnya, kita juga sudah melihat apa saja kemungkinan gejala kanker empedu. Selanjutnya yang perlu kita lakukan adalah melakukan metode diagnosa. Supaya metode pengobatan juga menjadi lebih jelas, kanker ini perlu dipastikan lebih dulu kondisi tepatnya. Penderita gejala perlu melakukan serangkaian tes di bawah ini:

Baru setelah dites, dokter akan mengetahui detil kondisi pasien tentang seberapa parah kanker empedu yang ada di dalam tubuh pasien. Pengobatan secara medis pun tak bisa sembarangan, ini akan didasarkan pada keadaan dan penyebabnya juga.

  • Pembedahan atau Operasi. Cara ini adalah pengobatan medis yang akan secara langsung mengangkat tumor. Ada tumor yang bisa diangkat secara keseluruhan dan ada juga yang tidak.
  • Kemoterapi Kanker. Gejala yang dialami penderita akan dapat teringankan oleh cara pengobatan satu ini. Prosedur ini kan membantu supaya gatal dan nyeri yang terjadi dapat diatasi. Bahkan empedu atau nanah yang berpotensi timbul juga sebagai gejala dapat dikurangi.

(Baca juga: ciri-ciri kanker hati)

Penyebab kanker empedu beserta sejumlah gejala, cara diagnosa dan pengobatan medis telah diulas. Untuk penanganan yang cepat, tentu memeriksakan kondisi tubuh secara rutin akan sangat menolong. Bahkan ketika kita merasakan adanya kejanggalan, jangan tunda untuk ke dokter.

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, ,
Post Date: Tuesday 12th, July 2016 / 02:26 Oleh :
Kategori : Kanker Empedu

Parse error: syntax error, unexpected end of file in /home/faktakankerco/public_html/wp-content/themes/kanker/footer.php on line 64