Sponsors Link
     Sponsors Link

3 Bahaya Kanker Darah yang Patut Diwaspadai

ads

Kanker darah atau yang biasa disebut juga dengan istilah leukemia adalah suatu penyakit kanker yang menyerang sel darah putih di dalam tubuh manusia. Sel darah putih yang dalam kondisi normal dapat menerima sinyal dari tubuh untuk bereproduksi (berkembang) hanya ketika tubuh membutuhkan, akan berubah sifatnya ketika sel kanker menyerang. Ia tak lagi dapat merespon sinyal tersebut. Akibatnya sel darah putih terus memproduksi dirinya secara berlebihan, tidak teratur, tidak terkontrol, dan tidak normal. Kanker darah dapat dialami oleh siapa saja baik anak-anak, orang dewasa, maupun lansia. Faktor genetik atau keturunan dapat berkontribusi cukup besar untuk menularkan penyakit ini. Karenanya, Anda perlu waspada jika terdapat keluarga yang pernah menderita leukemia. (Baca juga : Kanker Darah , Penyebab Leukemia Pada Anak)

Kanker darah atau leukemia dapat terjadi secara akut maupun kronis. Apabila kanker darah yang terjadi pada seseorang berlangsung sangat cepat, memburuk, bahkan hingga menyebabkan kematian maka ia telah mengalami kanker darah akut. Namun, apabila perjalanan penyakit kanker darah pada seseorang berlangsung tidak begitu cepat sehingga harapan hidupnya dapat menjadi lebih lama maka kanker darah kronislah yang sedang ia alami. (Baca juga : Gejala Leukemia Stadium 2 , Tanda-tanda Leukemia)

Secara umum kanker darah atau leukemia digolongkan menjadi 4 jenis, yaitu leukemia limfositik akut (LLA) yang paling sering dialami oleh anak-anak, leukemia myelositik akut (LMA) yang lebih sering dialami oleh orang dewasa, leukemia limfositik kronis (LLA) yang lebih sering diderita oleh dewasa usia lebih dari 55 tahun (lansia), dan leukemia myelositik kronis (LMK) yang juga dapat dialami oleh orang dewasa. Seperti kanker yang menyerang organ tubuh lainnya, kanker darah atau leukemia pun membawa bahaya tersendiri bagi tubuh penderita. Apa saja bahaya yang dapat ditimbulkannya?

Bahaya Kanker Darah

  1. Dapat Menyebabkan Kematian

Apapun bagian organ tubuh yang diserang oleh kanker sebenarnya dapat berpotensi menyebabkan kematian apalagi jika sudah memasuki stadium lanjut. Tak terkecuali kanker darah atau leukemia. Seperti jenis kanker lainnya, kanker darah pun memiliki tingkatan penyakit dimulai dari stadium awal yaitu stadium 1, berlanjut ke stadium 2, stadum 3, hingga stadium 4 yang merupakan stadium lanjut. Jika seseorang sudah mengalami kanker darah stadium lanjut maka tak jarang dokter pun memvonis harapan hidupnya tidak akan lama lagi. (Baca juga : Penyebab Kanker Darah Pada Balita)

Kanker darah kategori akut ataupun kronis, keduanya sebenarnya sama-sama dapat ‘memangkas’ usia seseorang. Namun, diantara kedua ketagori tersebut memang kanker darah akutlah yang lebih berpeluang mematikan. Jika tidak ditindaklanjuti dengan mengkonsumsi obat-obatan, maka kanker darah akut atau leukemia akut (leukemia limfositik akut dan leukemia myelositik akut) dapat menyebabkan kematian pada penderitanya hanya dalam hitungan minggu saja atau bahkan hitungan hari karena kanker darah akut dapat merusak sistem-sistem yang terdapat di dalam tubuh dengan cepat. (Baca juga : Gejala Awal Kanker Darah Pada Anak , Stadium Kanker Hati)

Sponsors Link

Kanker darah kronis atau leukemia kronis (leukemia limfositik kronis dan leukemia myelositik kronis) juga sebenarnya dapat menyebabkan kematian pada penderitanya, namun prosesnya tidak secepat kanker darah akut. Perjalanan kanker darah kronis dalam tubuh seseorang tidak begitu cepat sehingga dapat membuat penderitanya memiliki harapan hidup yang lebih lama, bahkan hingga lebih dari 1 tahun. (Baca juga : Buah yang Baik Untuk Kanker Darah , Cara Mencegah Kanker Hati)

Kematian yang dapat mengintai para penderita kanker darah sebenarnya dapat disebabkan karena selama hidup dengan penyakit tersebut, penderita terus mengalami berbagai kondisi yang memprihatinkan seperti terserangnya penyakit infeksi, sering mengalami pendarahan, dan gangguan berbagai fungsi organ vital di dalam tubuh seperti otak, jantung, serta paru-paru akibat dari penyusupan sel leukemia. (Baca juga : Makanan Pencegah Kanker Darah)

Karena penyakit ini memiliki potensi mematikan, maka jika Anda sudah mengalami beberapa gejalanya segera konsultasikan ke dokter terdekat agar penanganan dapat dilakukan lebih dini. (Baca juga : Pengobatan Kanker Darah Secara Medis , Jenis Pengobatan Kanker Hati)

  1. Dapat Menurunkan Daya Tahan Tubuh

Kanker darah atau leukemia adalah suatu kondisi berlebihnya produksi sel darah putih yang tidak normal di dalam tubuh. Begitu tidak terkontrolnya produksi sel darah putih di dalam sumsum tulang ini akan menyebabkan sel darah lain yang sehat menjadi berkurang. Akibatnya sel darah lain seperti sel darah merah dan trombosit pun tidak dapat menjalankan fungsi normalnya masing-masing di dalam tubuh. (Baca juga : Ciri-ciri Kanker Darah Umum dan Lanjutan , Tanda Kanker Rahim Stadium Awal)

Selain menghambat fungsi normal sel darah merah dan trombosit, sebenarnya fungsi dari sel darah putih itu sendiri pun tidak dapat terpenuhi. Di dalam tubuh manusia, sel darah putih memiliki berbagai fungsi diantaranya untuk menjaga kekebalan tubuh (sebagai bagian dari sistem kekebalan tubuh), melindungi tubuh dari serangan mikroorganisme penyebab infeksi, menangkap dan menghancurkan organisme hidup, memiliki enzim yang berguna untuk memecah protein, dan berkontribusi sebagai pengangkut zat lemak. (Baca juga : Gejala Kanker Darah Sesuai Dengan Jenisnya)

Mengingat salah satu fungsi dari sel darah putih ialah sebagai salah satu bagian dari sistem kekebalan tubuh, maka jika yang terdapat di dalam tubuh justru adalah sel darah putih yang abnormal, tubuh menjadi tidak mampu lagi melawan segala infeksi yang menyerang. Akibatnya, tubuh menjadi lemah dan daya tahan tubuh menurun. Kondisi seperti ini tentunya dapat membuat penderita kanker darah semakin drop. (Baca juga : Penyebab Kanker Darah Sesuai Dengan Jenisnya)

  1. Dapat Menimbulkan Komplikasi Yang Serius

Selain berpotensi menyebabkan kematian dan dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh, ada bahaya lain yang mengancam penderita leukemia. Seperti penyakit lainnya, penyakit kanker darah ini pun dapat menyebabkan komplikasi yang serius pada tubuh.

Beberapa komplikasi yang dapat terjadi pada penderita kanker darah atau leukemia antara lain:

  • Hepatomegali

Hepatomegali merupakan suatu kondisi organ hati yang mengalami pembesaran dan membengkak melebihi ukuran normal. Pembengkakan dan pembesaran organ hati ini jika tidak ditindaklanjuti tentunya dapat menyebabkan kerusakan fungsi hati. Hepatomegali dapat dipicu oleh penyakit di dalam organ hati ataupuan di luar organ hati. Salah satu penyakit di luar organ hati yang dapat memicu kondisi ini adalah kanker darah. Kanker darah yang dibiarkan dalam jangka waktu lama tanpa ditindaklanjuti dapat menyerang dan menyebar ke bagian tubuh lain salah satunya organ hati, sehingga dapat menyebabkan hepatomegali. (Baca juga : Penyebab Kanker Hati Pada Bayi)

Sponsors Link

  • Splenomegali

Splenomegali adalah pembesaran limfa. Splenomegali merupakan salah satu komplikasi yang dapat terjadi pada penderita leukemia granulositik kronis. Leukemia jenis ini termasuk dalam kategori leukemia myelositik kronis. Leukemia granulositik kronis adalah suatu kanker darah yang ditandai dengan produksi berlebih dari seri granulosit yang relatif matang. Kelebihan sel-sel darah yang diproduksi ketika seseorang menderita leukemia granulositik kronis sebagiannya akan berakumulasi di dalam limfa. Kondisi ini selanjutnya akan menyebabkan limfa menjadi bertambah besar bahkan bisa berisiko untuk pecah. (Baca juga : Gejala Kanker Hati Pada Anak)

  • Gagal sumsum tulang (Bone Marrow Failure)

Kanker darah dapat membuat sel darah putih menumpuk dalam jumlah yang brerlebihan di dalam sumsum tulang. Akibatnya, sumsum tulang akan gagal memproduksi sel darah merah dalam jumlah yang cukup. Jika jumlah sel darah merah dalam tubuh kurang, maka dapat menyebabkan kondisi lain yang juga berbahaya, salah satunya anemia. (Baca juga : Gejala Awal Kanker Hati)

  • Limpadenopati

Limpadenopati merupakan salah satu komplikasi yang juga dapat terjadi ketika kanker darah menyerang tubuh. Limpadenopati adalah suatu kondisi ketidaknormalan ukuran, konsistensi, maupun jumlah dari kelenjar getah bening. (Baca juga : Manfaat Temulawak Untuk Kanker Hati)

Itulah beberapa bahaya yang dapat mengancam seseorang yang sedang mengidap kanker darah. Pantaulah selalu kondisi kesehatan Anda agar terhindar dari penyakit berbahaya ini. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda.

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , , ,
Post Date: Thursday 24th, November 2016 / 08:28 Oleh :
Kategori : kanker darah